Tanaman Mati dan Pagar Pembatas Taman di Bundaran HI Rusak Parah

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 22 Oktober 2018 | 13:29 WIB
Tanaman Mati dan Pagar Pembatas Taman di Bundaran HI Rusak Parah
Pagar pembatas tanaman di Bundaran HI rusak parah, Senin (22/10/2018). (Suara.com/ Chyntia Sami)

Suara.com - Pagar pembatas taman di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, mengalami kerusakan parah. Hal ini membuat keindahan Bundaran HI sebagai ikon ibu kota menjadi berkurang.

Pagar itu sedianya digunakan sebagai pembatas taman yang berisi pot-pot tanaman. Pagar yang terbuat dari besi dan dicat berwarna hitam itu dipasang melingkar mengelilingi Bundaran HI.

Berdasarkan pentauan Suara.com di Bundaran HI, Senin (22/10/2018), tampak pagar pembatas di beberapa titik Bundaran HI mengalami kerusakan. Pagar setinggi 1 meter itu bengkok dan beberapa bagian patah.

Pagar yang mengalami kerusakan terlihat  terlihat kosong tanpa pot-pot berisi tanaman. Sehingga deretan pot yang memenuhi sekeliling Bundaran HI tampak bolong, tidak terisi penuh dengan pot berisi tanaman.

Pagar pembatas tanaman di Bundaran HI, Jakarta, rusak parah, Senin (22/10/2018). (Suara.com/ Chyntia Sami)
Pagar pembatas tanaman di Bundaran HI, Jakarta, rusak parah, Senin (22/10/2018). (Suara.com/ Chyntia Sami)

Bebatuan dan rumput kering dibiarkan memenuhi area sekitar pagar yang rusak itu. Terlihat tanaman-tanaman tidak mendapatkan perawatan dengan baik.

Tak hanya pagar pembatas yang terlihat dibiarkan patah dan tak diperbaiki, tanaman-tanaman yang memenuhi Bundaran HI pun dibiarkan mati karena kekeringan.

Tak sedikit pot hanya berisi tanah dan sekam padi saja tanpa ada tanaman. Hal itu lantaran tanaman yang mengisi pot itu telah mati kekurangan air. Belum lagi pot-pot itu ditata sembarangan dengan tidak rapih.

Bahkan, pot-pot yang masih memiliki tanaman lebih banyak dipenuhi oleh rumput liar ketimbang tanaman. Rumput liar jauh lebih subur dibandingkan tanaman utama yang kering tinggal batang, tanpa daun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tanaman di Bundaran HI Mati Kekeringan Setelah Asian Games 2018

Tanaman di Bundaran HI Mati Kekeringan Setelah Asian Games 2018

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 12:18 WIB

Dua Rumah Makan Dirusak, Buntut Habib Smith Ditolak di Manado?

Dua Rumah Makan Dirusak, Buntut Habib Smith Ditolak di Manado?

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 16:18 WIB

Diserbu Massa Pakai Peci, Pemilik RM Manado Diancam Dibunuh

Diserbu Massa Pakai Peci, Pemilik RM Manado Diancam Dibunuh

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:04 WIB

Cerita Mencekam Pemilik RM Manado yang Diserang Massa Berpeci

Cerita Mencekam Pemilik RM Manado yang Diserang Massa Berpeci

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:10 WIB

Rumah Makan Khas Manado di Rawasari Dirusak Kelompok Misterius

Rumah Makan Khas Manado di Rawasari Dirusak Kelompok Misterius

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:24 WIB

Terkini

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

×