Cinta Segitiga, Kakek Pangat Dibacok Kakek Wajib saat Bobok Siang

Reza Gunadha

Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:45 WIB
Cinta Segitiga, Kakek Pangat Dibacok Kakek Wajib saat Bobok Siang
Warga Dusun Ngedangan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, geger setelah mengetahui peristiwa pembunuhan terhadap salah satu tetangganya, Supangat. [Beritajatim]

Suara.com - Warga Dusun Ngedangan, Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, geger setelah mengetahui peristiwa pembunuhan terhadap salah satu tetangganya, Supangat.

Supangat adalah petani berusia 54 tahun. Ia tewas karena dibacok oleh Wajib (72), tetangganya sendiri, saat tidur siang pada hari Senin (22/10/2018). Diduga, motif pembacokan itu karena persoalan cinta segitiga.

Informasi yang terhimpun Beritajatim—jaringan Suara.com, pembunuhan yang dilakukan Wajib terhadap korban Supangat itu terjadi saat rumah korban sepi.

Pembacokan itu sendiri baru diketahui oleh istri korban setelah mendengar suara gaduh dari dalam rumahnya.

"Istrinya sedang di luar rumah sedang menjemur jagung. Tiba-tiba dengar suara langsung masuk," ujar salah satu warga yang merupakan tetangga korban.

Setelah masuk ke dalam rumah, Hartini istri korban, kaget mengetahui suaminya telah terkapar bersimbah darah di atas tempat tidur. Dia histeris dan teriak meminta tolong pada warga sekitar rumahnya.

"Saya datang sudah ramai orang, saya juga kaget. Darahnya sudah keluar banyak," ujar Damiyati, yang merupakan kerabat korban.

Mengetahui Supangat sudah dalam kondisi terkapar dengan luka bacok pada bagian perutnya itu, sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan.

Namun, warga tidak mendapatkan kendaraan dan baru bisa dievakuasi oleh polisi yang membawa mobil patroli.

baca juga

Meski telah berusaha ditolong dan dibawa ke rumah sakit, Supangat yang telah dibacok oleh tentangganya sendiri itu tidak bisa diselamatkan dan akhirnya meninggal dunia.

Berita ini kali pertama diterbitkan Beritajatim.com dengan judul ”Lagi Tidur Siang, Petani Dibacok Tetangga, Meninggal Seketika”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembangkan Wisata, Pendapatan Warga Banyuwangi Naik 120%

Kembangkan Wisata, Pendapatan Warga Banyuwangi Naik 120%

Bisnis | Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:00 WIB

Ahmad Dhani Dicekal karena Polisi Tak Mau Dibebani Jika Kabur

Ahmad Dhani Dicekal karena Polisi Tak Mau Dibebani Jika Kabur

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 10:51 WIB

Kasus Penipuan, Besok Ahmad Dhani Diperiksa Polisi Jawa Timur

Kasus Penipuan, Besok Ahmad Dhani Diperiksa Polisi Jawa Timur

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 10:37 WIB

Ahmad Dhani Akan Diperiksa Polisi Jawa Timur Besok

Ahmad Dhani Akan Diperiksa Polisi Jawa Timur Besok

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 10:26 WIB

Terkini

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

Buka Peluang Periksa Raja Juli! KPK Tunggu Fakta Baru yang Muncul di Sidang Bupati Kuansing

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:32 WIB

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri

Jabar | Selasa, 03 November 2026 | 14:31 WIB

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:30 WIB

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Petani Sawit Berpotensi Keluar dari Sistem RSPO Jika Pendapatan Terus Menurun

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 14:25 WIB

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

×