Prabowo - Sandiaga Bisa Rebut Suara Kaum Terpelajar, Caranya?

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 24 Oktober 2018 | 00:41 WIB
Prabowo - Sandiaga Bisa Rebut Suara Kaum Terpelajar, Caranya?
Peringatan ulang tahun ke-67 Prabowo Subianto di kediamannya Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (17/10/2018). [Dok. Gerindra]

Suara.com - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Dennya JA Ikrama Masloman mengatakan pengadaan debat Capres-Cawapres di lingkungan kampus menjadi salah satu peluang bagi Capres-Cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno untuk dapat mendongkrak elektoral di kaum terpelajar. Pasalnya, dari hasil survei LSI Denny JA, elektoral Prabowo-Sandiaga di kalangan terpelajar menurun pasca skandal berita bohong Ratna Sarumpaet.

Dari hasil survei LSI Denny JA, terdapat penurunan sekitar 9,4 persen suara dukungan Prabowo-Sandiaga pada bulan Oktober 2018. Menurut Ikrama, Prabowo-Sandiaga bisa memperoleh kesempatan pada saat debat dengan audiens yang berasal dari kaum terpelajar atau sudah menempuh pendidikan tinggi.

“Itu menjadi peluang sebagaimana pak Prabowo-Sandiaga. Misalnya debat di kampus, ekspor kebijakan ekonomi, program konkrit ekonomi itu mungkin salah satu program untuk mendongkrak kembali keterpilihan di segmen terpelajar atau pendidikan tinggi,” kata Ikrama di Kantor LSI, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (23/10/2018).

Selain itu, Ikrama mengungkapkan bahwa Prabowo-Sandiaga masih bisa meningkatkan elektoralnya dengan terus menggemakan isu-isu ekonomi yang langsung terasa di tengah-tengah masyarakat.

“Concern terhadap isu ekonomi yang konkrit berdampak langsung terhadap publik itu menjadi concern masyarakatdan itu mungkin jadi cela yang bisa dimanfaatkan pak Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena concern-nya ke arah konkrit,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menemukan adanya penurunan elektoral untuk pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto – Sandiaga Uno dari kalangan kaum terpelajar. Penurunan suara itu merupakan imbas dari mencuatnya skandal berita bohong atau hoax Ratna Sarumpaet.

Dari hasil survey LSI Denny JA, ada penurunan 9,4 persen dari September 2018 ke Oktober 2018. Apabila elektoral Prabowo-Sandiaga mencapai 46,8 persen pada September 2018, pasangan dengan nomor urut 02 itu hanya meraih suara sebesar 37,4 persen di Oktober 2018. Hasil itu diperoleh dari 1.200 respon dengan latar belakang pendidikan Perguruan Tinggi atau bisa disebut kaum terpelajar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Terpilih, Prabowo - Sandiaga Kaji Ulang Proyek Kereta Cepat

Jika Terpilih, Prabowo - Sandiaga Kaji Ulang Proyek Kereta Cepat

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:45 WIB

Baru Gerindra yang Sumbang Dana Kampanye Prabowo - Sandiaga

Baru Gerindra yang Sumbang Dana Kampanye Prabowo - Sandiaga

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:19 WIB

Fotonya Viral, Sandiaga Uno Bantah Menginjak Makam

Fotonya Viral, Sandiaga Uno Bantah Menginjak Makam

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:17 WIB

Lawan Jokowi, Sandiaga Akui Kubu Prabowo Banyak Kekurangan

Lawan Jokowi, Sandiaga Akui Kubu Prabowo Banyak Kekurangan

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:32 WIB

PKS Bantah Hanya Dukung Sandiaga Uno

PKS Bantah Hanya Dukung Sandiaga Uno

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:08 WIB

Terkini

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

×