Kematian Nahas Paranormal Kondang karena Hobi Goda Istri Orang

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 24 Oktober 2018 | 10:42 WIB
Kematian Nahas Paranormal Kondang karena Hobi Goda Istri Orang
Ilustrasi Pembunuhan

Suara.com - Sugiyanto, 46, warga Desa Brati, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah yang sehari-harinya dianggap paranormal tewas di ujung celurit. Tak sampai 24 jam, aparat Polres Pati mengungkap kasus pembunuhan berlatar belakang asmara itu.

Peristiwa itu berawal ketika Sugiyanto yang belakangan diketahui sebagai paranormal kondang di daerahnya itu didatangi klien yang diantar putrinya, Indah Lestari sekitar enam bulan lalu. Setelah pertemuan tersebut, Sugiyanto disebut kerap menggoda Indah. Padahal, meski masih berusia 27 tahun, Indah sudah bersuami.

Mengetahui istrinya kerap digoda pria lain, suaminya Dwi Sulistyo (27), warga Desa Gabus, Kecamatan Gabus, Pati, Jateng tak terima. Puncaknya terjadi Kamis (18/10/2018), tatkala Sugiyanto untuk kali kesekian mencoba menelepon Indah.

Saat menelepon, Sugiyanto sempat mengancam Indah akan menghabisi seluruh isi rumahnya jika menolak keinginannya. Kamis tengah malam itu, panggilan menelepon berulang kali Sugiyanto akhirnya dijawab Indah dengan menghidupkan pengeras suara untuk didengar bersama suaminya.

Dwi Sulistyo lalu mempersilakan Sugiyanto untuk datang ke rumahnya jika memang nekad dengan kehendaknya.

"Korban juga sempat menantang tersangka," ungkap Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti yang didampingi Kasatreskrim AKP Yusi Andi di Pati, Jawa Tengah, Senin (22/10/2018).

Perbincangan panas antara Dwi dan Sugiyanto itu berakhir dengan kesepakatan keduanya untuk bertemu di depan SMP Negeri 1 Gabus, Kecamatan Gabus, Pati, Jateng.

"Korban justru balik menantang, jika tersangka memang laki-laki diajak untuk datang menemui korban di depan SMPN 1 Gabus yang menjadi tempat kejadian perkara [TKP]," ujar Kapolres Uri Nartanti seperti dilansir Antara.

Dwi yang saat itu membawa sepeda motor bersama salah seorang temannya akhirnya menuju ke SMPN 1 Gabus untuk menemui Sugiyanto. Dwi yang menyimpan amarah kepada Sugiyanto, tanpa pikir panjang langsung menyerang dengan senjata tajam berupa celurit yang dipersiapkannya dari rumah saat keduanya bertemu di lokasi yang mereka sepakati.

Sugiyanto sempat melawan dan menghindar. Namun, karena lehernya terluka akibat sabetan senjata tajam, lelaki yang berusia hampir separuh abad itu akhirnya terjatuh. Dwi Sulistyo lalu menyerang dengan membabi buta hingga sang paranormal nahas itu meninggal dunia.

Usai melampiaskan amarahnya dan melihat korban tidak berdaya, Dwi Sulistyo yang saat itu datang bersama seorang rekannya itu kemudian melarikan diri. Ia bersembunyi di tempat saudaranya di Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jateng.

Berbekal rekaman percakapan di telepon, polisi lalu menelusuri pelaku pembunuhan sadis tersebut. Pada hari Jumat (19/10/2018) pukul 08.00 WIB, Dwi Sulistyo akhirnya ditangkap di tempat persembunyiannya. Sedangkan seorang rekannya yang diajak hingga saat ini masih dalam pencarian.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor milik korban dan senjata tajam jenis sabit yang digunakan tersangka. Kemudian dompet berisi sejumlah uang, ada juga helm. Diamankan pula sebuah bambu runcing milik korban.

Atas perbuatannya itu, pelaku pembunuhan itu dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsidair Pasal 354 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Saya menyesal telah menghabisi nyawanya," kata Dwi Sulityo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tusuk Kemaluan Janda Pakai Sendok, Sofyan: Dia Matre

Tusuk Kemaluan Janda Pakai Sendok, Sofyan: Dia Matre

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 16:26 WIB

Ejek Pelaku, Keluarga Muhajir Tewas Dibuang ke Sungai Hidup-hidup

Ejek Pelaku, Keluarga Muhajir Tewas Dibuang ke Sungai Hidup-hidup

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 14:29 WIB

Indonesia Resmi Minta Arab Saudi Investigasi Mutilasi Khashoggi

Indonesia Resmi Minta Arab Saudi Investigasi Mutilasi Khashoggi

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:44 WIB

Detik-detik Menegangkan Pelaku Membunuh Satu Keluarga di Sumut

Detik-detik Menegangkan Pelaku Membunuh Satu Keluarga di Sumut

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 09:39 WIB

Terkini

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:56 WIB

100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel

100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:45 WIB

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:02 WIB

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:57 WIB

Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran

Istana Negara Dibuka untuk Umum, Warga Mulai Berbondong-bondong Hadiri Open House Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:51 WIB

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

Miguel Diaz-Canel Bakal 'Di-Maduro-kan', Pemerintah Kuba Tegas Melawan AS

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:41 WIB

Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra

Prabowo Salat Id di Aceh, Ahmad Muzani: Bentuk Solidaritas bagi Sumatra

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB