Misteri Tulisan Tangan di Rumah Korban Tewas Sekeluarga

Bangun Santoso

Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:14 WIB
Misteri Tulisan Tangan di Rumah Korban Tewas Sekeluarga
Empat orang dalam satu keluarga ditemukan tewas dengan luka bekas tembakan di kepala, di rumah mereka sendiri, Jalan Villa Keboh Sirih RT5/RW5, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018). [dok.Polda Sumsel]

Suara.com - Penyidik Polda Sumatra Selatan menemukan dua carik kertas bertuliskan tangan di meja komputer, di rumah tempat ditemukannya jasad Fransiskus Xaverius Ong alias Amat (45) bersama istri dan dua anaknya, Margareth Yentin Liana (43), Rafael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11), Rabu (24/10/2018).

Foto tersebut bertuliskan, "Aku sudah sangat lelah, Maafkan aku". Sementara secarik kertas lainnya bertuliskan "Aku sangat sayang dengan anak & istriku, Choky & Snowy aku tidak sanggup meninggalkan mereka di dunia ini".

Selain itu, di grup aplikasi perpesanan WhatsApp bernama XAV'92, korban pun sempat mengetikkan pesan bertuliskan "Maafkan aku... Teman-teman... Kenanglah kebaikan ku saja jangan membicarakan kejelekanku... Jalan kalian masih panjang".

Diketahui, grup WhatsApp tersebut merupakan grup alumni SMA Xaverius Kota Lubuk Linggau, Sumsel angkatan 1992. Pesan tersebut terkirim pada pukul 02.48 WIB.

Kakak ipar korban, Effendi (50) mengatakan, dirinya tahu kabar kematian Frans sekeluarga dari asisten rumah tangga korban yang memberi kabar ke keluarga besar.

Polisi menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan, di rumah tempat satu keluarga terdiri dari empat orang yang tewas dengan luka tembakan di kepalanya masing-masing, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018) dini hari. [Suara.com/Andhiko Tungga Alam]
Polisi menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan, di rumah tempat satu keluarga terdiri dari empat orang yang tewas dengan luka tembakan di kepalanya masing-masing, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018) dini hari. [Suara.com/Andhiko Tungga Alam]

"Padahal semalam, sekitar pukul sembilan, masih sempat ngobrol lewat WhatsApp, normal-normal saja. Saya kaget tahu-tahu pagi ada kabar itu. Saya langsung ke rumahnya. Lalu ikut ke sini katanya untuk visum," ujar Effendi saat ditemui di Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang, Rabu (24/10/2018).

Menurutnya, Frans dan keluarganya dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah dan rajin ke gereja. Dirinya pun berujar, bisnis CV Frantinkom milik korban yang bergerak di bidang desain interior sedang menanjak dan banyak menerima pesanan.

"Kalau masalah keluarga setahu saya tidak ada. Lagian keluarga kami jarang ikut campur masing-masing keluarga," ungkap dia.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Komisaris Besar Budi Suryanto mengatakan, jika pihaknya menemukan kertas bertuliskan tangan tersebut dan dijadikan barang bukti yang akan diperiksa oleh penyidik.

"Nanti akan dicocokkan dulu sama penyidik, itu tulisan tangan siapa," ujarnya.

Budi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan jenazah para korban pun masih dalam proses untuk autopsi dan mengeluarkan proyektil yang masih bersarang di jasad para korban.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ong Diduga Tembak Istri dan Dua Anaknya, Kemudian Bunuh Diri

Ong Diduga Tembak Istri dan Dua Anaknya, Kemudian Bunuh Diri

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:40 WIB

Sekeluarga Tewas Ditembak, Margaret dan Ong Mati Berpelukan

Sekeluarga Tewas Ditembak, Margaret dan Ong Mati Berpelukan

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:14 WIB

Satu Keluarga Tewas Bersimbah Darah, Ada Luka Tembak di Kepala

Satu Keluarga Tewas Bersimbah Darah, Ada Luka Tembak di Kepala

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:58 WIB

Kunjungi Bumi Sriwijaya, Ronaldo Meriahkan Alex Noerdin Cup

Kunjungi Bumi Sriwijaya, Ronaldo Meriahkan Alex Noerdin Cup

Bola | Senin, 22 Oktober 2018 | 20:57 WIB

Demi Rayakan Ulang Tahun Anak, Mebi Nekat Begal Motor

Demi Rayakan Ulang Tahun Anak, Mebi Nekat Begal Motor

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 20:08 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×