Waria: Aku Biasa Dieksekusi di Bawah Pohon, Uangnya Buat Kuliah

Reza Gunadha

Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:30 WIB
Waria: Aku Biasa Dieksekusi di Bawah Pohon, Uangnya Buat Kuliah
Dua Waria yang berhasil diamankan tim 7 Payakumbuh, Minggu (21/10/2018). [Covesia]

Suara.com - Pemandangan berbeda terlihat di lapangan Mako Pol PP Padang, Selasa 23 Oktober 2018 siang. Tiga orang lelaki berpakaian perempuan, berlari mengelilingi lapangan yang terdapat di Jalan Tan Malaka tersebut.

Mereka adalah waria yang tengah disanksi sosial oleh Polisi Pamong Praja. Sebelumnya, pada Selasa dini hari 02.00 WIB, ketiganya ditangkap di sekitar kawasan Padang Baru, Kecamatan Padang Utara.

Kepada wartawan, KS (24), satu dari tiga waria tersebut, mengakui berstatus sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Padang.

Menjalani profesi sebagai PSK waria, diakuinya untuk menambah biaya kuliah.

"Saya melakukan ini sejak Juli lalu. Uang digunakan untuk tambah biaya kuliah," ungkap KS, yang masih mengenakan rok mini.

Diakuinya lagi, tarif yang dipasang untuk pria langganannya tergolong kecil. Satu kali transaksi, katanya minimal Rp 50 ribu. Namun, jika pandai merayu, bisa lebih berkali lipat.

"Satu kali transaksi minimal Rp 50 ribu, tergantung negosiasi juga," sebut KS, yang tampak berkeringat seusai berlari seperti diberitakan Klikpositif—jaringan Suara.com, Rabu (24/10/2018).

Kasat Pol PP Kota Padang Yadrison menambahkan, razia praktik PSK waria memang manjadi atensi bagi Pol PP Padang. Patroli, katanya juga menjadi salah satu langkah meminimalisasi praktik itu.

"Yang disayangkan memang masih ada saja yang menjadi pelanggan. Biasanya setelah mereka sepakat transaksi, eksekusinya bisa di bawah pohon, di atas mobil, bahkan di hotel," ungkapnya.

baca juga

Yadrison berharap, dengan dijatuhkan sanksi sosial, akan berdampak pada kejiwaan yang bersangkutan, sehingga dapat mengubah perilakunya.

”Sanksi sosial sengaja diberikan agar mereka malu. Dengan sanksi itu tentunya diharapkan mereka bisa berubah," harapnya.

"Lokasi yang rawan PSK waria ada di kawasan Atom Ceter dan itu sudah disegel. Ada di batu grib Pantai Padang, kafe karoake, dan Bukit Lampu," pungkas Yadrison.

Berita ini kali pertama diterbitkan Klikpositif.com dengan judul ”Pengakuan Waria yang Terjaring Razia di Padang: Uangnya untuk Biaya Kuliah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditangkap Lagi Asyik, 2 Waria Terbirit-birit Dikejar Satpol PP

Ditangkap Lagi Asyik, 2 Waria Terbirit-birit Dikejar Satpol PP

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 14:53 WIB

Familiarization Trip Jurnalis Oman ke Sumbar dan Bali

Familiarization Trip Jurnalis Oman ke Sumbar dan Bali

Lifestyle | Selasa, 16 Oktober 2018 | 08:30 WIB

Unik, Masjid Kuno Gelar Salat Jumat Setelah Setengah Abad Absen

Unik, Masjid Kuno Gelar Salat Jumat Setelah Setengah Abad Absen

News | Minggu, 07 Oktober 2018 | 15:23 WIB

Bantu Korban Gempa, Warga Sumbar Kirim 1,6 Ton Rendang ke Palu

Bantu Korban Gempa, Warga Sumbar Kirim 1,6 Ton Rendang ke Palu

News | Sabtu, 06 Oktober 2018 | 09:28 WIB

Terkini

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi

Jakarta | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Purbaya Caplok 60% Saham KCIC, Utang Whoosh Kini Tanggung Jawab Kemenkeu

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Nissan Navara PRO-4X Tampil Gagah di GIIAS 2026 dengan Mesin Turbo Diesel

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:15 WIB

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

37 Ribu Siswa Keracunan MBG, Amnesty International Desak Pemerintah Hentikan Program

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang

Panas! Ejekan Justin Hubner ke Timnas Vietnam Berbuntut Panjang

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:51 WIB

×