Suka Ngomel, Julianto Gantung Pacar Sejenis sampai Tewas

Reza Gunadha

Rabu, 24 Oktober 2018 | 19:31 WIB
Suka Ngomel, Julianto Gantung Pacar Sejenis sampai Tewas
Julianto diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Bintim. [Batamnews]

Suara.com - Hampir sepekan sudah kasus kematian Kardianus Rinyuang (21) berlalu. Kekinian, polisi mulai menyimpulkan motif Julianto (24) sampai tega menghabisi nyawa Kardianus yang tak lain adalah kekasih sesama jenisnya.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Moh Fajri Firmansyah mengatakan, sudah 7 bulan pelaku dan korban saling mengenal.

Namun, hubungan spesial sesama jenis itu baru tiga bulan berjalan.  "Tapi korban sudah tinggal serumah dengan pelaku selama 3 minggu belakangan," ujarnya seperti diberitakan Batamnews—jaringan Suara.com, Rabu (24/10/2018).

Korban ini, kata Fajri, memiliki sifat tempramen dan cemburuan. Dia sering marah-marah, bahkan suka merendahkan dirinya sendiri di hadapan pelaku, dengan mengatakan hanya menumpang di rumah pelaku, dan minta diantar jemput ke tempat kerja setiap hari.

Pelaku dan korban selama tinggal serumah sering ada keributan atau cekcok mulut. Akibat sifat itulah pelaku kesal sehingga melalukan aksi keji itu.

"Awalnya, niat pelaku tidak untuk membunuh, hanya membuat pingsan korban karena sering ngomel-ngomel," jelasnya.

Sementara Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Djarot Wibowo mengatakan, dari hasil autopsi, kematian Kardianus disebabkan kekerasan pada leher. Berdasarkan pola dan gambarannya itu sesuai dengan kasus jeratan.

"Pada leher korban ditemukan luka lecet tekan melingkar dari depan bawah ke belakang atas. Ujung-ujung jari kaki ditemukan luka lecet geser. Punggung tangan ditemukan memar ukuran kecil. Di bawah selaput keras otak ditemukan pendarahan sekira 3-5 cc. Tidak ditemukan perdarahan otak, tulang lidah sisi kiri patah disertai resapan darah, ditemukan resapan darah pada daerah jaringan ikat bawah kulit daerah leher dan ditemukan luka-luka lecet pada jari-jari kaki," bebernya.

Sebelumnya, kematian Kardianus yang sempat diduga gantung diri di Kampung Kolong Enam RT1/RW22, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Kamis (18/10/2018) lalu. Namun ternyata korban pembunuhan.

baca juga

Remaja kelahiran Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat itu dibunuh oleh Julianto (24) yang tak lain pacarnya. Keduanya adalah homoseksual.

Berita ini kali pertama diterbitkan Batamnews.co.id dengan judul ”Gara-gara Ngomel, Julianto Kalap Habisi Pacar Gay-nya”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gigolo Gay Batam, Tarif Murah Gaet Pasien asal Singapura

Gigolo Gay Batam, Tarif Murah Gaet Pasien asal Singapura

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:14 WIB

Pemkab Garut Pakai Perda Maksiat untuk Razia LGBT

Pemkab Garut Pakai Perda Maksiat untuk Razia LGBT

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 21:04 WIB

Gigolo Gay Dibekuk Polisi, Sita Kondom dan Minyak Pelumas

Gigolo Gay Dibekuk Polisi, Sita Kondom dan Minyak Pelumas

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 18:56 WIB

Bidan Cantik Disuntik 56 Kali sampai Pingsan, Dokter Tersangka

Bidan Cantik Disuntik 56 Kali sampai Pingsan, Dokter Tersangka

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 15:35 WIB

Terkini

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Museum Nasional dan Ratusan Aset Budaya Direvitalisasi Sepanjang 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 18:42 WIB

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Riset Terbaru Ungkap Perilaku Unik Konsumen Mobil Kelas Menengah Atas

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:40 WIB

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

×