KLHK Apresiasi 33 Lokasi Peraih Program Kampung Iklim 2018

Fabiola Febrinastri

Kamis, 25 Oktober 2018 | 07:31 WIB
KLHK Apresiasi 33 Lokasi Peraih Program Kampung Iklim 2018
Menteri LHK, Siti Nurbaya, dalam Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) 2018, di Jakarta, Rabu (24/10/2018). (Dok: KLHK)

Suara.com - Penanganan perubahan iklim merupakan upaya kolektif kita bersama, bukan semata melalui proses negosiasi antara negara maju dan negara berkembang di tingkat internasional. Selain itu, yang lebih penting adalah menerapkan pengendalian perubahan iklim menjadi aksi nyata hingga ke tingkat tapak.

Salah satu upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) adalah mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pihak terkait dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui Program Kampung Iklim (ProKlim). Tahun ini, KLHK memberikan penghargaan ProKlim kepada 33 lokasi yang memenuhi kriteria sebagai ProKlim Utama dan 1 lokasi ProKlim Lestari.

Penghargaan juga diberikan kepada 10 pemerintah daerah provinsi dan 41 kabupaten/kota yang telah mengeluarkan kebijakan dan peraturan 2018 untuk mendukung pelaksanaan ProKlim di wilayahnya.

“Kepada pemerintah dan pemerintah daerah, saya minta untuk terus melakukan fungsi pembinaan dan pendampingan langsung kepada pelaksana ProKlim, berkolaborasi dengan berbagai pihak pendukung, sebagaimana arahan Presiden Koko Widodo bahwa negara harus hadir di tengah masyarakat,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, saat membuka Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) 2018, di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Menteri LHK, Siti Nurbaya, dalam Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) 2018, di Jakarta, Rabu (24/10/2018). (Dok: KLHK)
Menteri LHK, Siti Nurbaya, dalam Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) 2018, di Jakarta, Rabu (24/10/2018). (Dok: KLHK)

Siti juga menyampaikan apresiasi kepada kepala daerah yang telah menindaklanjuti kebijakan pemerintah nasional melalui langkah nyata pelaksanaan program pengendalian perubahan iklim di wilayah kerjanya. Ke depan, pemerintah dan pemerintah daerah diharapkan dapat mengintegrasikan perubahan iklim dalam dokumen rencana pembangunan yang komprehensif, dengan mempertimbangkan tingkat kerentanan dan kondisi lokal.

“Saya harap, para penerima penghargaan akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dan ujung tombak agen pembawa perubahan dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai perubahan iklim dan menunjukkan contoh kegiatan yang bisa dilaksanakan di tingkat tapak. Jika kita melangkah bersama-sama, bahu-membahu membangun Indonesia yang berketahanan iklim, saya yakin, target yang ingin dicapai untuk pembangunan secara berkelanjutan dapat terwujud,” ujarnya.

Penghargaan ProKlim dianugerahkan kepada daerah-daerah yang mampu menerapkan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan berkontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di tingkat tapak.

Adapun HAPPI 2018, yang diselenggarakan pada 24 - 25 Oktober 2018, merupakan forum multipihak dan multisektor untuk mendiskusikan perkembangan terakhir dari dukungan sistem dan program-program lain, termasuk pendanaan, teknologi, dan peningkatan kapasitas terkait dengan perubahan iklim.

Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) KLHK, Ruandha Agung Sugardiman, melaporkan, rangkaian HAPPI, yang diikuti oleh kurang lebih 700 peserta ini menampilkan informasi mengenai kebijakan dan program sektor untuk menurunkan emisi GRK. Berbagai kreativitas dan inisiatif kegiatan mitigasi dan adaptasi di tingkat tapak juga dapat disaksikan melalui kegiatan pameran.

baca juga

Dalam kesempatan ini, dilaksanakan juga penandatangan kesepakatan kerja sama KLHK dengan IWAPI dan BMKG, sebagai salah satu landasan kolabarasi multipihak dan multisektor dalam pengendalian perubahan iklim di Indonesia.

Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) 2018, di Jakarta, Rabu (24/10/2018). (Dok: KLHK)
Hari Aksi Pengendalian Perubahan Iklim (HAPPI) 2018, di Jakarta, Rabu (24/10/2018). (Dok: KLHK)

Penghargaan yang diberikan tahun ini menambah daftar aksi lokal adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak dan pembina ProKlim di daerah yang telah direkognisi oleh pemerintah pada tahun-tahun sebelumnya. Pada periode 2015-2018, KLHK telah menerima 1.566 pendaftaran ProKlim, dimana 137 diantaranya telah mendapat penghargaan ProKlim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Media Eropa Gambarkan Kengerian Krakatau Meletus: Tahun 1883 Bikin Dunia Dingin, 2018 Tsunami

Media Eropa Gambarkan Kengerian Krakatau Meletus: Tahun 1883 Bikin Dunia Dingin, 2018 Tsunami

News | Selasa, 08 September 2026 | 10:22 WIB

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Ikan Kiamat Muncul di Lombok Usai Gempa NTT, Pakar Singgung Dampak Perubahan Iklim

Ikan Kiamat Muncul di Lombok Usai Gempa NTT, Pakar Singgung Dampak Perubahan Iklim

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

Hadapi Perubahan Iklim, BRIN Dorong Riset Kelautan Indonesia-Tiongkok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Relokasi akibat Perubahan Iklim: Mengapa Tak Cukup dengan Memindahkan Warga ke Tempat Aman?

Relokasi akibat Perubahan Iklim: Mengapa Tak Cukup dengan Memindahkan Warga ke Tempat Aman?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Video | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:04 WIB

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

×