Ahmad Dhani Ungkap Alasan Pakai Baju Tauhid Saat Diperiksa Polisi

Bangun Santoso

Kamis, 25 Oktober 2018 | 08:18 WIB
Ahmad Dhani Ungkap Alasan Pakai Baju Tauhid Saat Diperiksa Polisi
Ahmad Dhani berbaju tauhid. (Suara.com/Achmad Ali)

Suara.com - Kaos bertuliskan kalimat tauhid yang dikenakan politisi Ahmad Dhani Prasetyo saat memenuhi panggilan Polda Jawa Timur ternyata memang sengaja disiapkan khusus.

Dijelaskan Dhani, kaos tersebut dicetak satu hari sebelum dia berangkat ke Surabaya untuk memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal  Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

"Ini sengaja saya siapkan. Kemarin baru jadi dicetak," jelas Ahmad Dhani usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (24/10/2018) malam.

Saat ditanya apakah mengenakan kaos bertuliskan kalimat tauhid ada hubungannya dengan kasus pembakaran bendera yang dilakukan oknum Banser? Dhani membenarkan.

"Ya tentunya lah. Saya mengenakan kaos ini hanya ingin mensosialisasikan bahwa mengenakan kaos tauhid tidak masalah. Ini kan bendera Aroya (panji perang jaman nabi). Kalau ada tulisan HTI baru tidak boleh," jelasnya.

Menurut Ahmad Dhani, dengan mengenakan kaos tauhid bisa untuk mengusir jin kelas teri.

"Kata habib saya, kalau mengenakan kaos tauhid bisa untuk mengusir jin kelas teri," pungkasnya.

Diketahui, musisi Ahmad Dhani resmi dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim pada Rabu (26/9/2018) atas tuduhan penipuan dan penggelapan senilai Rp 200 juta.

Laporan ini terkait dugaan penipuan yang terjadi di Kabupaten Malang, Jatim pada bulan Mei 2016 silam. Ahmad Dhani dilaporkan dengan Pasal 378 dan 372 KUHP.

baca juga

Kasus ini bermula saat korban dan terlapor yakni Ahmad Dhani melakukan pertemuan dengan Edy Rumpoko (mantan Wali Kota Batu) di rumah dinas Wali Kota Batu. 

Ahmad Dhani lalu bercerita bahwa dirinya sedang membangun proyek pembangunan Villa Group Singhasari di Batu. Lalu Ahmad Dhani menawarkan pada korban untuk bantuan modal sebesar Rp 400 juta dengan keuntungan 5 persen.

Selanjutnya, korban memberikan pinjaman ke Ahmad Dhani yang ditransfer sebanyak dua kali dengan total Rp 400 juta. Korban memberi pinjaman karena Ahmad Dhani berjanji akan mengembalikan selama satu bulan. Namun, mantan suami Maia Estianty itu hanya membayar Rp 200 juta. 

Sisanya Rp 200 juta beserta nilai keuntungan 5 persen yang dijanjikan sampai saat ini belum juga dibayar. Sebelum melapor ke Polda Jatim, korban melalui kuasa hukumnya sempat dua kali melakukan somasi kepada Ahmad Dhani.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diperiksa dalam Kasus Penipuan, Ahmad Dhani Dicecar 75 Pertanyaan

Diperiksa dalam Kasus Penipuan, Ahmad Dhani Dicecar 75 Pertanyaan

Entertainment | Kamis, 25 Oktober 2018 | 05:42 WIB

Kasus Penipuan, Ahmad Dhani: Harusnya Tak Sampai ke Polisi

Kasus Penipuan, Ahmad Dhani: Harusnya Tak Sampai ke Polisi

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:03 WIB

Ahmad Dhani Punya Ide Jualan Kaos Tauhid, Pasti Laris Manis

Ahmad Dhani Punya Ide Jualan Kaos Tauhid, Pasti Laris Manis

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:16 WIB

Ahmad Dhani Pamer Baju Tauhid saat Diperiksa Kasus Penipuan

Ahmad Dhani Pamer Baju Tauhid saat Diperiksa Kasus Penipuan

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:01 WIB

Ahmad Dhani Pakai Baju Tauhid: Kaos Ini Bisa Bikin Panas Jin

Ahmad Dhani Pakai Baju Tauhid: Kaos Ini Bisa Bikin Panas Jin

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:50 WIB

Terkini

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:29 WIB

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:21 WIB

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:20 WIB

Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan

Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:18 WIB

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:49 WIB