Gelombang Massa Aksi Bela Tauhid Padati Stasiun Bogor

Bangun Santoso

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 10:12 WIB
Gelombang Massa Aksi Bela Tauhid Padati Stasiun Bogor
Ilustrasi aksi bela tauhid yang dilakukan Forum Ukhwah Islamiyah (FUI) diikuti oleh ratusan peserta. Aksi tersebut dipusatkan di Masjid Taqwa Suronatan, Jalan Taqwa NG II/676 A, Kota Yogyakarta. [Suara.com/Abdus Somad]

Suara.com - Gelombang massa aksi Bela Tauhid dari Bogor mulai bergerak di Stasiun Besar Bogor, Jawa Barat, Jumat pagi (26/10/2018) menuju Jakarta.

Massa aksi bela tauhid tampak memadati Stasiun Besar Bogor sejak pukul 07.00 WIB. Namun belum terlihat adanya pergerakan massa aksi Bela Tauhid.

Sekitar pukul 08.30 WIB pergerakan massa aksi mulai terlihat, dari mulai penampilan dan atribut yang mereka kenakan dengan menggunakan topi hitam bertuliskan kalimat tauhid. Beberapa massa ada juga yang membawa bendera tauhid berwarna hitam yang bertuliskan kalimat tauhid warna putih.

Massa terdiri atas orang dewasa, tua mau pun muda, remaja, laki-laki, perempuan, dan ada pula anak-anak di antara mereka. Massa aksi datang secara terpisah, sedikit demi sedikit, dalam kelompok kecil berjumlah lima orang, bahkan lebih hingga belasan, bahkan ada yang datang satu keluarga.

Seperti Urip (38) warga Sindang Barang, Kota Bogor ini ikut aksi Bela Tauhid di Kantor Menkopolhukam, Jakarta. Urip berangkat bersama istri, ibu mertua dan anak perempuannya Lubna yang berusia 3,5 tahun.

Alasan Urip ikut bergabung dalam aksi Bela Tauhid ini adalah panggilan hati atas tindakan pembakaran bendara tauhid oleh oknum anggota Banser di Garut.

"Panggilan hati, sebagai ladang pahala bagi kami jika kelak di akhir Allah bertanya apa yang sudah kita perbuat untuk agama Allah," katanya seperti dilansir Antara.

Menurut Urip, peristiwa pembakaran bendera Tauhid tersebut membawa hikmah. Jika dahulu bendera tersebut hanya dibawa oleh salah satu ormas yang sudah dibubarkan, kini seluruh umat Islam memegang bendera itu.

"Jadi,itu adalah bendera Tauhid, ada kalimat Allah di dalamnya," ujar dia.

baca juga

Hingga berita ini diturunkan, gelombang massa aksi dari Bogor masih berdatangan dalam jumlah kelompok kecil. Mereka mengenakan baju Koko ada yang berwarna putih, ada juga yang membawa bndera Tauhid.

Sementara itu, suasana di Stasiun Besar Bogor terlihat kondusif, aktivitas penumpang kereta berjalan aman dan lancar. Tidak terlihat adanya pengawalan ketat aparat, petugas keamanan dalam PT KAI melayani penumpang secara normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekjen NU: Tulis Kalimat Tauhid di Mana pun Hukumnya Haram

Sekjen NU: Tulis Kalimat Tauhid di Mana pun Hukumnya Haram

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 09:58 WIB

Ada Aksi Bela Tauhid, Ini Rencana Pengalihan Arus di Jakarta

Ada Aksi Bela Tauhid, Ini Rencana Pengalihan Arus di Jakarta

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:45 WIB

Amankan Aksi Bela Tauhid, Polda Metro Turunkan 7.000 Personel

Amankan Aksi Bela Tauhid, Polda Metro Turunkan 7.000 Personel

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:38 WIB

2000 Anggota GP Ansor Siaga Hadapi Aksi Bela Tauhid Hari Ini

2000 Anggota GP Ansor Siaga Hadapi Aksi Bela Tauhid Hari Ini

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:13 WIB

Bakar Bendera Tauhid Bukti Budaya Politik Indonesia Belum Matang

Bakar Bendera Tauhid Bukti Budaya Politik Indonesia Belum Matang

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Konsumen Eropa Beralih Beli Mobil Listrik Bekas Asal China Akibat Aturan Impor

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Link Pengecekan NIK Penerima BSU 2026, Cek Status Penerima Rp900 Ribu di Sini

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

Dimulai Besok di Kembangan, Pramono Anung Geber Rapat Maraton 44 Kecamatan

News | Senin, 02 November 2026 | 19:33 WIB

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

Tak Cuma Kapolres, 3 Petinggi Polres Sukoharjo Ikut Dicopot Buntut Geledah Ponpes

News | Senin, 02 November 2026 | 19:29 WIB

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

2.000 Pelari Ramaikan Xiaomi POP Run 2026, REDMI Note 17 Pamer Baterai Jumbo

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:25 WIB

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

AURA: Cara Membuat Konten Dikutip ChatGPT dan Gemini dengan Teknik GEO

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

Antisipasi Kendaraan Tabrak Separator, Transjakarta Cat Ulang Pembatas Koridor 9

News | Senin, 02 November 2026 | 19:20 WIB

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

BPBD Kabupaten Malang Tangani Banjir dan Longsor di Sejumlah Kecamatan

Jatim | Senin, 02 November 2026 | 19:18 WIB

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

Pajak Pembalut Jadi Bukti Nafsu Belanja Negara Ugal-ugalan Saat Penerimaan Terbatas

News | Senin, 02 November 2026 | 19:17 WIB

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Dari Lereng Muria, Tradisi Guyang Cekathak Jadi Simbol Perhomatan pada Alam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 19:15 WIB

×