Polisi Belum Mau Tutup Kasus Tewasnya FX Ong dan Keluarganya

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 20:22 WIB
Polisi Belum Mau Tutup Kasus Tewasnya FX Ong dan Keluarganya
Polisi menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan, di rumah tempat satu keluarga terdiri dari empat orang yang tewas dengan luka tembakan di kepalanya masing-masing, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (24/10/2018) dini hari. [Suara.com/Andhiko Tungga Alam]

Suara.com - Polda Sumatera Selatan memastikan tidak menutup kasus tewasnya empat orang dari satu keluarga di Palembang, meski sudah menyatakan perkara itu adalah bunuh diri.

Rabu (24/10) pekan ini, ditemukan mayat Fransiskus Xaverius Ong (45), istrinya Margaret Yentin Liana (43), dan kedua anak mereka yakni Rafael Fransiskus (18) serta Kathlyn Fransiskus (11).

Mereka tewas dengan luka tembakan di kepala. Polisi menyebut Ong membunuh istri dan kedua anaknya, lalu bunuh diri. Motifnya adalah Ong tak rela digugat cerai sang istri.

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara menegaskan, masih melakukan pendalaman lebih lanjut, seperti gelar perkara dan pemeriksaan saksi ahli.

Tak hanya itu, satu unit laptop milik Frans juga sudah disita petugas untuk menemukan titik terang lanjutan.

"Ada laptop. Kami lihat dulu, apakah isi laptop itu ada korelasinya dengan kasus ini," ujar Zulkarnain di Palembang, Jumat (26/10/2018).

Kalau mendapat data yang berkolerasi, Zulkarnain memastikan bakal mengembangkan kasus tersebut.

Sementara Kapolresta Palembang Kombes Wahyu Bintono Hari Bawono mengatakan, sudah memeriksa 8 saksi, baik asisten rumah tangga maupun kerabat dekat Ong.

“Dari 8 saksi yang diperiksa, sebatas mengetahui tentang kebiasaan korban, khususnya Frans Ong sebagai suami. Menyampaikan kegiatan sehari-hari almarhum dan kebiasaannya. Sekarang masih terus mendalami, nanti akan memanggil saksi lain yang dianggap perlu,” tegas dia.

Sebelumnya diberitakan, dua pembantu FX Ong, yakni Sarah Perdinanti (20) dan Dewi (28) mengakui tak mendengar adanya suara tembakan. Hal tersebut dikarenakan keberadaan kamar mereka yang ada di belakang bangunan utama rumah.

“Dari hasil cek TKP memang keberadaan kamar pembantu agak di belakang bangunan utama, keterangan mereka memang tidak bisa mendengar suara letusan,” pungkasnya.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesaksian Dewi Sebelum Kepala Kathylin Ditembak Fransiskus Ong

Kesaksian Dewi Sebelum Kepala Kathylin Ditembak Fransiskus Ong

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Fransiskus Pembunuh Satu Keluarga di Palembang, Begini Runutannya

Fransiskus Pembunuh Satu Keluarga di Palembang, Begini Runutannya

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 21:50 WIB

Fansiskus Diduga Sempat Minum Kopi Usai Tembak Mati Istri

Fansiskus Diduga Sempat Minum Kopi Usai Tembak Mati Istri

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 21:02 WIB

Mengerikan, Ini Hasil Autopsi Jasad Sekeluarga Tewas di Palembang

Mengerikan, Ini Hasil Autopsi Jasad Sekeluarga Tewas di Palembang

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 16:05 WIB

Sekeluarga Tewas di Palembang, Polisi Belum Tentukan Pelaku

Sekeluarga Tewas di Palembang, Polisi Belum Tentukan Pelaku

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 06:18 WIB

Terkini

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:46 WIB

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB