Duka Menkeu Sri Mulyani untuk Keluarga Korban Lion Air JT 610

M. Reza Sulaiman | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 30 Oktober 2018 | 00:21 WIB
Duka Menkeu Sri Mulyani untuk Keluarga Korban Lion Air JT 610
Menteri Sri Mulyani peluk keluarga korban Lion Air di RS Polri. (Suara.com/Umay)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mendatangi RS Polri Said Sukanto untuk menemui keluarga staf Kementerian Keuangan yang menjadi korban dalam tragedi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Usai mendatangi posko Sentra Visum dan Medikolegal, Menkeu Sri Mulyani langsung menuju Posko Ante Mortem kecelakaan pesawat Lion Air JT 610.

Sri Mulyani yang datang mengenakan baju hitam dan pasmina untuk menutupi rambutnya langsung memasuki gedung Instalasi Pelayanan DVI.

Sri Mulyani menuturkan kedatangannya untuk mengetahui informasi perihal proses identifikasi korban jatuhnya pesawat yang berisikan 189 orang. Adapun dalam korban tersebut terdapat 20 pegawai Kementerian Keuangan yang turut menjadi penumpang pesawat tujuan Jakarta Pangkal Pinang.

"Kami tadi ke sini untuk mendapatkan info dari pak Kepala RS (Polri) Musyafak mengenai proses yang akan dijalani, terhadap para korban dan dijelaskan mengenai informasi yang dimintakan dan kita harapkan keluarga mendapat info dan kepastian mengenai keluarga yang jadi korban," ujar Sri Mulyani, usai mendatang posko di RS Polri R Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018) malam.

Sri Mulyani menyampaikan rasa duka citanya karena kehilangan pegawai di Kementerian Keuangan. Ia pun mendoakan korban dan keluarga korban diberi kesabaran dan ketabahan.

"Saya sebagai pimpinan Kemenkeu betul-betul merasa berduka, atas kehilangan staf kami. Saya berharap untuk Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT, untuk menjaga mengampuni dosa mereka dan mendapat tempat yang baik. Mereka semua meninggal dalam tugas, dan untuk keluarganya mendapat kesabaran dan ketabahan," kata dia.

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga menambahkan pihaknya akan terus memberikan dukungan kepada keluarga korban.

"Kami dari Kemenkeu akan terus membantu keluarga mereka untuk terus bisa melalui proses ini, dan kemenkeu akan terus bangkit kembali agar kami terus bisa menjaga tugas dan fungsi kita," tandasnya .

Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak selama tiga jam pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang. Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Pesawat Lion Air JT 610 berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pada pukul 06.10 WIB, dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, pada pukul 07.10 WIB.

Pesawat tersebut mengangkut total 189 penumpang, terdiri atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Basarnas Prioritaskan Pencarian Udara dan Dasar Perairan

Basarnas Prioritaskan Pencarian Udara dan Dasar Perairan

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 00:12 WIB

Basarnas Terjunkan 4 Kapal Khusus Cari Bangkai Pesawat Lion Air

Basarnas Terjunkan 4 Kapal Khusus Cari Bangkai Pesawat Lion Air

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 23:19 WIB

Daftar Kecelakaan Maskapai Lion Air Dalam 15 Tahun Terakhir

Daftar Kecelakaan Maskapai Lion Air Dalam 15 Tahun Terakhir

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 23:15 WIB

Proses Evakuasi oleh Tim Penyelam Kembali Dilakukan Besok Pagi

Proses Evakuasi oleh Tim Penyelam Kembali Dilakukan Besok Pagi

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 22:38 WIB

Depan Keluarga Korban, Jokowi Minta 24 Jam Evakuasi Lion Air

Depan Keluarga Korban, Jokowi Minta 24 Jam Evakuasi Lion Air

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 22:06 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB