Baru Sekali Naik Pesawat, Arif Ikut Jadi Korban Lion Air Jatuh

Bangun Santoso

Selasa, 30 Oktober 2018 | 06:22 WIB
Baru Sekali Naik Pesawat, Arif Ikut Jadi Korban Lion Air Jatuh
Suroso menunjukkan foto anaknya, Arif Yustian (20) yang ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Seorang pemuda bernama Arif Yustian (20) warga Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor tercatat turut menjadi salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Mirisnya, Arif yang merupakan karyawan PT Sky Pasific Indonesia itu ternyata baru pertama kali naik pesawat untuk menjalankan tugas dari tempatnya bekerja.

Rekan kerja Arif, Sakiful (24) mengatakan, bahwa penerbangan bersama Lion Air tujuan Pangkal Pinang adalah pengalaman pertama bagi Arif naik pesawat. Sebelum berangkat, Arif sempat bertanya-tanya kepada Sakiful terkait aturan saat naik pesawat.

"Tadi pagi di kosan dia (Arif) sempet pamit. Karena dia baru pertama kali, dia nanya boleh pakai sendal atau enggak? terus boleh bawa cairan enggak?. Gitu aja," kata Sakiful, saat ditemui di rumah Arif di Kampung Kelapa, RT 05/19, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Senin (29/10/2018).

Arif diketahui berangkat bersama dua temannya untuk melakukan sampling. Tak disangka, penerbangan perdana bagi alumni Sekolah Menengah Analisis Kimia Bogor (Smakbo) itu bisa jadi menjadi penerbangan terakhir baginya. Sebab, sampai saat ini keberadaan Arif dalam kecelakaan pesawat itu belum bisa dipastikan.

"Iya itu tugas kantor. Awalnya dapat kabar di media sosial kalau ada pesawat Lion Air hilang kontak tapi saya gak percaya, ternyata sama JT 610. Dari situ, tanya kantor ternyata bener pesawat Arif," ujar Sakiful.

Sementara itu, ayah Arif, Sarioso (54) mengaku terakhir berkomunikasi dengan anaknya pada Sabtu kemarin. Arif sempat berpamitan kepadanya akan pergi tugas ke Bangka Belitung.

"Dia kan ngekos di Bogor. Kemarin sempat mau pulang, tapi karena hujan besar gak jadi. Dia cuma bilang pamit mau berangkat tugas, minta doanya semoga selamat sampai tujuan," ujar Sarioso.

Hingga saat ini, Sarioso mengaku belum mendapat kabar pasti terkait kondisi putra pertamanya itu. Keluarga pun terus berdoa untuk keselamatan Arif.

baca juga

"Kita masih nunggu kabar beritanya. Kan soalnya bukan kita yang ngurusin, ada dari perusahaannya yang di sana. Kita di sini berdoa saja," imbuh dia.

Kontributor : Rambiga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

YLKI: Apakah Ada Cacat pada Boeing 737 MAX 8?

YLKI: Apakah Ada Cacat pada Boeing 737 MAX 8?

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 06:13 WIB

Sosok Bhavye Suneja, Pilot Lion Air JT 610 yang Jatuh di Karawang

Sosok Bhavye Suneja, Pilot Lion Air JT 610 yang Jatuh di Karawang

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 05:59 WIB

Lion Air Terbangkan 166 Keluarga Korban ke Jakarta

Lion Air Terbangkan 166 Keluarga Korban ke Jakarta

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 05:05 WIB

Ini Kendala Basarnas Dalam Pencarian Bangkai Pesawat Lion Air

Ini Kendala Basarnas Dalam Pencarian Bangkai Pesawat Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 01:15 WIB

Duka Menkeu Sri Mulyani untuk Keluarga Korban Lion Air JT 610

Duka Menkeu Sri Mulyani untuk Keluarga Korban Lion Air JT 610

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 00:21 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB