4 Faktor Disebut Bakal Matikan Mesin Politik Prabowo-Sandiaga

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 01 November 2018 | 13:07 WIB
4 Faktor Disebut Bakal Matikan Mesin Politik Prabowo-Sandiaga
Sekjen PSI Raja Juli Antoni . (Suara.com/ Umay Saleh)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menilai Koalisi Indonesia Adil dan Makmur tidak berjalan solid. Raja Juli melihat hanya Partai Gerindra yang serius untuk memenangkan Capres-Cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Raja Juli melihat mesin politik Prabowo-Sandiaga akan tersendat. Pasalnya, tidak ada partai selain Partai Gerindra di dalam koalisi yang getol untuk memenangkan Prabowo-Sandiaga.

"Mesin politik Prabowo-Sandi akan lagi akan mati total. Tidak ada partai kecuali Gerindra yang serius memenangkan Prabowo-Sandiaga," kata Raja Juli dalam keterangan resminya, Kamis (1/11/2018).

Raja Juli menyebut adanya sejumlah calon legislatif (caleg) Partai Amanat Nasional (PAN) yang terang-terangan tidak akan mendukung kampanye Prabowo-Sandiaga. Hal itu sempat diungkapkan langsung oleh Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno.

"Sekjen PAN juga mengakui Caleg mereka tidak mau mengkampanyekan Prabowo Sandi," ujarnya.

Selain itu, Partai Demokrat pun sempat mengatakan bahwa tidak ada sanksi yang diberikan kepada caleg-calegnya yang mendukung Capres-Cawapres Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin. Hal tersebut diupayakan agar Partai Demokrat tetap unggul dalam Pileg 2019 di daerah-daerah yang memiliki suara dukungan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Dan saat ini kondisi hampir serupa terjadi di tubuh PKS. Polemik kursi Wakil Gubernur DKI pun menjadi masalah bagi PKS-Gerindra. Sebagai partai yang memiliki hak untuk mendapatkan kursi Wagub DKI, baik PKS dan Gerindra masih belum juga menemukan titik terang meskipun PKS sudah menyodorkan dua nama sebagai kandidat calon Wagub DKI.

Prabowo sempat menunjuk Ketua DPD DKI Gerindra M Taufik sebagai pemilik keputusan siapa kader Gerindra yang akan maju sebagai kandidat calon Wagub DKI. Namun, PKS masih ingat dengan janji Prabowo yang telah memberikan kursi Wagub DKI untuk PKS. Karena itu PKS sempat mengancam akan menghentikan dukungan apabila Prabowo tidak bisa memegang janjinya.

"PKS yang mematikan mesin politiknya karena urusan wagub DKI," ujar Juli Antoni.

baca juga

Selain itu, Raja Juli pun melihat Prabowo tidak lagi memiliki kemampuan untuk berkampanye ke banyak daerah. Hal itu dilihatnya sebab selama ini Sandiaga lah yang lebih aktif berkampanye ketimbang Prabowo.

"Pak Prabowo tidak punya kepercayaan diri lagi nampaknya untuk kampanye ke daerah-daerah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WNI di Amerika Serikat Gelar Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga

WNI di Amerika Serikat Gelar Deklarasi Dukung Prabowo-Sandiaga

News | Kamis, 01 November 2018 | 13:01 WIB

Viral JT 610 Jokowi Tumbang 2019, Eva: Meme Pemuja Takhayul

Viral JT 610 Jokowi Tumbang 2019, Eva: Meme Pemuja Takhayul

News | Kamis, 01 November 2018 | 11:16 WIB

Anggap UU Ketenagakerjaan Kaku, Sandiaga Cari Formula Zaman Now

Anggap UU Ketenagakerjaan Kaku, Sandiaga Cari Formula Zaman Now

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 21:00 WIB

Sandiaga Bantah Jiplak Strategi Donald Trump

Sandiaga Bantah Jiplak Strategi Donald Trump

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 20:12 WIB

Ahmad Dhani Bangga 3 Jagoannya Dukung Prabowo dan Anti Ahok

Ahmad Dhani Bangga 3 Jagoannya Dukung Prabowo dan Anti Ahok

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 17:39 WIB

Terkini

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:32 WIB

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:17 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:09 WIB

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 23:00 WIB

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:57 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:32 WIB

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:18 WIB

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 21:55 WIB

×