Gerindra Jateng: Isu Chat Mesum Kader PKS - Gerindra Sudah Lama

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 01 November 2018 | 13:33 WIB
Gerindra Jateng: Isu Chat Mesum Kader PKS - Gerindra Sudah Lama
Ilustrasi perbuatan mesum.

Suara.com - Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid membantah adanya perselingkuhan yang dilakukan caleg Gerindra dapil Jateng dengan anggota DPRD Kota Semarang dari Fraksi PKS. Ia menganggap isu perselingkuhan ini hanya sebagai bentuk serangan kepada Partai Gerindra. 

Wachid mengaku tidak paham soal isu perselingkuhan mencuat dan ramai diberitakan publik di tahun politik. Menurutnya isu ini sebelumnya juga sudah sempat beredar. 

"Ini selingkuh apa nggak, ya saya nggak ngerti, itu kejadiannnya sudah lama katanya, tapi saya nggak ngerti yang sebenarnya," kata Wachid kepada Suara.com, Kamis (1/11/2018). 

Meskipun belum pernah bertemu dengan caleg perempuan Gerindra yang diisukan berselingkuh, namun Wachid mendapat kabar bahwa kejadian itu terjadi sebelum masa pendaftaran pencalegan dimulai. Apabila kejadian tersebut terjadi pada saat ini, Wachid menegaskan tentu akan mengambil sikap untuk memproses lebih lanjut. 

"Ini kejadian sebelum di caleg, katanya. Sebelum ada pencalekan, katanya. Kalau kejadiannya sekarang, yaudah hal itu mesti kita sikat," ujarnya. 

Wachid kemudian menduga ada pihak yang sengaja mencuatkan kembali isu perselingkuhan tersebut saat tahun-tahun politik. Ia menganggap ada pihak yang khawatir dengan elektabilitas Partai Gerindra maupun Calon Presiden Prabowo Subianto yang terus naik. 

"Nggak ngerti ini digoreng-goreng lah jadi jelas ada persoalan yang besar yang banyak sekali kenapa dipermasalahkan masalah yang nggak jelas? karena ini yang goreng kubu sebelah karena tahu elektabilitas Gerindra luar biasa, Prabowo luar biasa," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Publik Kota Semarang, Jawa Tengah, digegerkan oleh beredarnya foto bidik layar percakapandugaan  mesum via WhatsApp antara IM anggota DPRD Kota Semarang dari PKS dengan caleg Partai Gerindra RNS.

Tak hanya foto obrolan mesum, foto IM dan perempuan caleg Gerindra tengah berdua diduga dalam kamar hotel juga ikut beredar. Skandal tersebut berakibat pengunduran diri IM dari PKS, Rabu (31/10/2018).

Ketua DPD PKS Kota Semarang Ari Purbono mengatakan, IM sudah mengajukan pengunduran diri. Namun, Ari mengklaim tidak mengetahui apakah alasan pengunduran diri tersebut adalah isu perselingkuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar Chat Mesum Diduga Legislator PKS dengan Caleg Gerindra

Beredar Chat Mesum Diduga Legislator PKS dengan Caleg Gerindra

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 19:40 WIB

PKS Ancam Matikan Mesin Partai di Pemilu 2019, Ini Kata Sandiaga

PKS Ancam Matikan Mesin Partai di Pemilu 2019, Ini Kata Sandiaga

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:57 WIB

5 November, Gerindra dan PKS Jakarta Bahas Pengganti Sandiaga

5 November, Gerindra dan PKS Jakarta Bahas Pengganti Sandiaga

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 06:00 WIB

Sebut Politikus Sontoloyo, Gerindra Ancam Polisikan Jokowi

Sebut Politikus Sontoloyo, Gerindra Ancam Polisikan Jokowi

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 17:13 WIB

Dampingi Amien Rais, Waketum Gerindra Minta KPK Berani

Dampingi Amien Rais, Waketum Gerindra Minta KPK Berani

News | Senin, 29 Oktober 2018 | 15:20 WIB

Terkini

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:27 WIB

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:57 WIB

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:53 WIB

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:29 WIB

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:18 WIB

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!

News | Minggu, 26 April 2026 | 08:09 WIB

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran

News | Minggu, 26 April 2026 | 07:24 WIB

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Minggu, 26 April 2026 | 06:00 WIB