Polisi Berpeci dan Bersorban Pasang Pagar Betis Aksi Bela Tauhid

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 November 2018 | 14:50 WIB
Polisi Berpeci dan Bersorban Pasang Pagar Betis Aksi Bela Tauhid
Pengunjuk rasa mengikuti Aksi Bela Tauhid di depan Gedung Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (26/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Puluhan polisi berpeci putih dan berkalung sorban menjaga Aksi Bela Tauhid di depan Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018). Aksi Bela Tauhid itu akan dipusatkan di depan Istana Merdeka, Jakarta.

Polisi berpeci putih itu ikut berdiri membentuk pagar betis di depan kawat berduri yang terpasang di depan Gedung Sapta Pesona. Tugas mereka menghalau massa agar tidak mendekati Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Barat.

Di depan kawat berduri, puluhan massa berseragam putih dari Laskar Pembela Islam (LPI) turut berdiri di depan kawat ikut menghadang massa yang ingin berunjuk rasa depan istana.

Ribuan massa dari berbagai daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Cirebon, Garut tiba di Jakarta mengikuti Aksi Bela Tauhid yang mulanya direncanakan digelar di depan Istana.

Irwan Syaifulloh, salah satu orator yang mengaku dari elemen gerakan 212, mengaku tuntutan mereka agar pemerintah mengakui bahwa pelaku membakar bendera bertuliskan kalimat Tauhid, bukan bendera kelompok Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Ia juga mengatakan, massa meminta agar pemerintah berlaku adil dan menindak pelaku dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hingga pukul 14.00 WIB, perwakilan massa masih berorasi di depan patung kuda.

Sebelumnya, pendemo Aksi Bela Tauhid memaksa polisi untuk membuka kawat berduri atau barrier di sekitar Patung Kuda. Massa berteriak, "buka!" sambil menyongsong menuju kawat duri.

Polisi pun masih siap siaga di balik kawat dengan peralatan keamanannya. Aksi Bela Tauhid itu berlangsung tenang meski menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan, salah satunya Stasiun Gambir tempat massa melakukan long march. Sebelumnya, massa menggelar aksi bela tauhid pada Jumat siang dari Masjid Istiqlal menuju Istana Presiden.

Namun, beberapa ruas jalan seperti di Kantor Kementerian Dalam Negeri Jalan Merdeka Utara dipasangi barrier untuk kepentingan keamanan.

baca juga

Sebanyak lebih dari 12.000 personel Polda Metro Jaya disiagakan untuk mengamankan Aksi Bela Tauhid lanjutan di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Bela Tauhid Dimulai, Pendemo Memaksa Buka Kawat Berduri

Aksi Bela Tauhid Dimulai, Pendemo Memaksa Buka Kawat Berduri

News | Jum'at, 02 November 2018 | 14:31 WIB

Jelang Aksi Bela Tauhid, Depan Stasiun Gambir Macet Total

Jelang Aksi Bela Tauhid, Depan Stasiun Gambir Macet Total

News | Jum'at, 02 November 2018 | 12:29 WIB

FPI: Aksi Bela Tauhid Bukan untuk Bubarkan Banser NU

FPI: Aksi Bela Tauhid Bukan untuk Bubarkan Banser NU

News | Jum'at, 02 November 2018 | 11:13 WIB

Aksi Bela Tauhid 211 Siang Nanti akan Dikawal 12.000 Polisi

Aksi Bela Tauhid 211 Siang Nanti akan Dikawal 12.000 Polisi

News | Jum'at, 02 November 2018 | 07:52 WIB

12.000 Polisi Lebih Jaga Aksi Bela Tauhid Jumat Siang Besok

12.000 Polisi Lebih Jaga Aksi Bela Tauhid Jumat Siang Besok

News | Kamis, 01 November 2018 | 16:42 WIB

Terkini

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

Emas 74 Kg di Rumah Febrie Adriansyah Ternyata Hanya Bisa Diakses Don Ritto

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Siak Diminta Lakukan PJJ

Riau | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:30 WIB

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

KPK Proses Laporan Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Update PP Tunas: Akun Anak Diblokir Tak Cukup, Komdigi Minta Platform Ubah Fitur

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Yoyok Sukawi Mundur Jelang KLB, Suksesi PSSI Jateng Makin Penuh Tanda Tanya

Jawa Tengah | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

9 HP Murah Ada NFC untuk Cek dan Top Up e-Money, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:20 WIB

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

DPR Jadikan Putusan MK Soal Pendidikan Gibran Bahan Penting Revisi UU Pemilu

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Ketemu Prabowo, Presiden FIFA Bocorkan Rencana Komitmen Investasi dan Event Sepak Bola di RI

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:15 WIB

×