Putra Amien Rais Masuk Bursa Wakil Ketua DPR RI

Reza Gunadha | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 16:44 WIB
Putra Amien Rais Masuk Bursa Wakil  Ketua DPR RI
Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - PAN telah mengantongi satu nama yang disiapkan untuk mengganti Taufik Kurniawan di bangku Wakil Ketua DPR, setelah yang bersangkutan ditangkap dan dijebloskan ke terungku KPK karena terseret kasus korupsi.

Namun, Sekretaris Fraksi PAN DP RI Yandri Susanto mengatakan, masih menunggu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk mengumumkan nama yang terpilih.

Ia menjelaskan, keputusan sosok pengganti Taufik telah ada setelah Taufik ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Mengerucut ke satu nama. Sudah tak pakai dua nama lagi, satu nama sudah ada. Tapi siapa orangnya, bukan wewenang saya mengumumkan. Nanti biar ketua umum," kata Yandri di Gedung Nusantara III DPR RI, Senin (11/5/2018).

Yandri mengungkapkan, nama tersebut nantinya akan dibawa ke dalam rapat seusai masa reses DPR tanggal 20 November 2018.

"Jadi kalau tanggal 19 masuk, maka ketika masa sidang di buka, Bamus (Badan Musyawarah) DPR perlu rapat kembali untuk kapan pelantikan dan pengambilan sumpah pemimpin DPR yang baru," ungkapnya.

Sementara nama-nama calon pengganti Taufik yang santer beredar adalah antara Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais—putra Amien Rais—dan Ketua Fraksi PAN di DPR Mulfachri Harahap.

"Nanti Bang Zul (Zulkifli Hasan; Ketua Umum PAN) yang mengumumkan. Kan Bang Zul lagi kunjungan keluar. Intinya kami menyampaikan PAN sudah siap mengirimkan satu nama ke pimpinan DPR," pungkasnya.

Untuk diketahui, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tahanan kasus korupsi. Taufik Kurniawan diduga  menjanjikan proyek suap.

Nama Taufik Kurniawan disebut dalam persidangan tindak pidana korupsi 2 Juli 2018. Namanya muncul disebut terdakwa mantan Bupati Kebumen Yahya Fuad yang menceritakan bahwa dirinya sempat bertemu Waketum PAN itu untuk membahas DAK Kabupaten Kebumen.

Yahya mengungkapkan bertemu Taufik dua kali di Semarang dan Jakarta. Dirinya menjelaskan bahwa terdapat kewajiban memberikan sejumlah uang sekitar lima persen kalau DAK itu cair Rp 100 miliar. Dana yang diberikan kepada orang yang diduga suruhan Taufik mencapai Rp 3,7 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditahan KPK, Taufik Kurniawan Mundur dari BPN Prabowo - Sandiaga

Ditahan KPK, Taufik Kurniawan Mundur dari BPN Prabowo - Sandiaga

News | Minggu, 04 November 2018 | 14:53 WIB

Resmi Jadi Tahanan KPK, Posisi Taufik di DPR Akan Diganti

Resmi Jadi Tahanan KPK, Posisi Taufik di DPR Akan Diganti

News | Sabtu, 03 November 2018 | 02:15 WIB

Ditahan KPK, PAN Nonaktifkan Taufik Kurniawan Dari Partai

Ditahan KPK, PAN Nonaktifkan Taufik Kurniawan Dari Partai

News | Sabtu, 03 November 2018 | 00:01 WIB

Diperiksa Hari Ini, Taufik Kurniawan Langsung Ditahan KPK?

Diperiksa Hari Ini, Taufik Kurniawan Langsung Ditahan KPK?

News | Kamis, 01 November 2018 | 09:24 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB