Ngopi Bareng Anies dan Ganjar, RK: Followers Harus Ikut Adem

Dwi Bowo Raharjo, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 05 November 2018 | 18:01 WIB
Ngopi Bareng Anies dan Ganjar, RK: Followers Harus Ikut Adem
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai ngopi bersama di Balai Kota, Jakarta Pusat. (Suara.com/Chyntia Sami)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ngopi bersama di Balai Kota, Jakarta Pusat. Mereka berharap pertemuan tiga kepala daerah ini dapat membuat Indonesia menjadi adem dan sejuk di tahun politik.

Meski pertemuan ketiganya berlangsung singkat, Ridwan Kamil atau Kang Emil menganggap pertemuan ini sudah mampu membuat Indonesia menjadi sejuk.

"Saya minum es coklat tadi, suasana panas jadi adem. Para followers yang suka nafsir-nafsir ini harus ikut adem seperti kita bertiga," kata Kang Emil saat ditemui di Balai Kota, Jakarta pusat, Senin (5/11/2018).

Hal senada pun diungkapkan Ganjar. Dihadapan Anies dan Kang Emil, Ganjar mengaku sangat senang bisa diundang oleh mantan Menteri Pendidikan itu untuk ngopi bersama. Menurut Ganjar, dengan kehadiran mereka bertiga mampu menunjukkan suasana damai di Indonesia.

"Saya senang dijamu sama Mas Anies. Dan kita menunjukan kita bertiga berdiri di sini bisa adem lho republik ini, nggak sepanas Jakarta," ungkap Ganjar sambil tertawa.

Menurut Ganjar, kesan pertama warga yang berasal dari daerah, seperti dirinya, saat datang ke Jakarta adalah Jakarta Panas. Namun, saat bisa bertemu dengan kedua pimpinan daerah lain, suasana adem itu langsung tercipta.

"Kami orang kampung datang ke Jakarta kalau ngeliat 'Ah panas'. Hari ini dapat adem bisa ditraktir ngopi bisa berbincang banyak. Hari ini kita bisa membuat sejuknya Indonesia, kita buktikan," pungkas Ganjar.

Untuk informasi, ketiga pimpinan wilayah itu datang untung ngopi bersama usai menghadiri acara penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik di Istana Wapres, Jakarta Pusat.

Komisi Informasi Publik (KIP) memberikan penghargaan kepada 4 provinsi dengan kategori Badan Publik Pemerintah Provinsi Kualifikasi Informatif. Posisi pertama diduduki Jawa Tengah dengan skor 96,95, selanjutnya ada DKI Jakarta dengan skor 93,19, disusul Kalimantan Barat dengan skor 90,53 dan terakhir Jawa Barat dengan skor 90,32.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Ngopi Bareng Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo di Balai Kota

Anies Ngopi Bareng Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo di Balai Kota

News | Senin, 05 November 2018 | 17:15 WIB

UMP Jawa Barat Tahun 2019 Naik 8,23 Persen Jadi Rp 1,6 Juta

UMP Jawa Barat Tahun 2019 Naik 8,23 Persen Jadi Rp 1,6 Juta

Bisnis | Kamis, 01 November 2018 | 11:51 WIB

Usai Copot Dirut TransJakarta, Anies Rombak Jajaran Bank DKI

Usai Copot Dirut TransJakarta, Anies Rombak Jajaran Bank DKI

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 17:17 WIB

12 Modus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme Versi Ridwan Kamil

12 Modus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme Versi Ridwan Kamil

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 16:07 WIB

KPK Khawatir Ridwan Kamil Ganggu Penyidikan Suap Meikarta

KPK Khawatir Ridwan Kamil Ganggu Penyidikan Suap Meikarta

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB