Kata Maaf Tampang Boyolali Prabowo di Mata Sekjen PDI Perjuangan

Silfa Humairah Utami, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 07 November 2018 | 23:53 WIB
Kata Maaf Tampang Boyolali Prabowo di Mata Sekjen PDI Perjuangan
Prabowo Subianto saat pidato tentang "tampang Boyolali" (Youtube Taufik Irvani)

Suara.com - Calon Presiden Prabowo Subianto meminta maaf terkait tampang Boyolali yang pernah dia ucapkan saat meresmikan posko badan pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali pada Selasa 30 Oktober 2018.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan permintaan maaf merupakan bagian dari tradisi budaya Indonesia. Namun kata Hasto, permintaan maaf kepada rakyat haruslah tulus, tanpa ada syarat ataupun catatan.

"Ya permintaan maaf bagian dari tradisi kita saling maaf memaafkan. Kalau ada masalah kita juga tabayyun, tapi kalau permintaan maaf dengan rakyat itu ya itu hal yang tanpa syarat. Maaf ya maaf, nggak usah pakai catatan," ujar Hasto di kantor PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Ketika ditanya apakah permintaan maaf Prabowo tersebut tulus, Hasto menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.

Namun kata Hasto, dirinya menerima permintaan maaf dari Prabowo.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo atau calon wakil presiden Ma'ruf Amin itu juga sudah menghubungi Bupati Boyolali Seno Samodro untuk memaafkan Prabowo.

"Ya tulus tidaknya kalian lebih tahu ekspresi gimana itu rasa sesal atau hanya khawatir elektoralnya turun itu kan bisa kelihatan. Tetapi kami melihat apapun permintaan maaf keluar dari pemimpin itu hal yang baik hal yang positif kami menerima permintaan maaf itu. Dan saya langsung hubungi bupati Boyolali dah minta maaf aja semua damai bergandengan tangan nanti kalau pak Prabowo datang sudah kita kasih air degan (kelapa muda, Red) supaya menyegarkan," kata dia.

Lebih lanjut, Hasto juga menegaskan pihaknya tak pernah melakukan politisasi terkait kasus tersebut. Sebab kata Hasto, pihaknya melakukan pendidikan politik agar setiap pemimpin itu berdisiplin dalam berbicara serta memahami kebudayaan Indonesia dan juga memahami nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.

"Agar setiap pemimpin itu berdisiplin dalam berbicara setiap pemimpin itu memahami kebudayaan kita, memahami nilai nilai yang hidup di tengah masyarakat, jangan karena biasa masuk hotel kemudian mengatakan masyarakat sana nggak bisa masuk hotel, kurang pas bagi seorang pemimpin. Jadi lebih baik kita belakar bersama sama," kata dia.

baca juga

Hasto menambahkan menjadi seorang pemimpin ditentukan apa yang disampaikan ke publik.

"Mending kita bicara yang positif membangun martabat kita daripada mencela bangsa kita mau bangkrut, bangsa kita tergantung aseng, dan sebagainya. Lebih baik kita menyampaikan program-program bagaimana kita mengatasi secara bersama-sama persoalan itu," tandasnya.

Calon Presiden Prabowo Subianto meminta maaf terkait tampang Boyolali,  pasca videonya viral dan dikritik masyarakat Boyolali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Farhat Abbas ke Prabowo: Anda Capres Bung! Bukan Kampret!

Farhat Abbas ke Prabowo: Anda Capres Bung! Bukan Kampret!

News | Rabu, 07 November 2018 | 19:09 WIB

Pidato Tampang Boyolali, Prabowo Subianto Dilaporkan ke Bawaslu

Pidato Tampang Boyolali, Prabowo Subianto Dilaporkan ke Bawaslu

News | Rabu, 07 November 2018 | 19:05 WIB

Esensi Tampang Boyolali Versi Sandiaga Uno

Esensi Tampang Boyolali Versi Sandiaga Uno

News | Rabu, 07 November 2018 | 18:20 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×