UGM Dinilai Tak Profesional Soal Kasus Pemerkosaan Mahasiswi

Bangun Santoso

Kamis, 08 November 2018 | 15:48 WIB
UGM Dinilai Tak Profesional Soal Kasus Pemerkosaan Mahasiswi
Ilustrasi sejumlah LSM melakukan aksi solidaritas untuk korban pemerkosaan di Bengkulu, di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Jakarta, Selasa (3/5).

Suara.com - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM mendorong universitas agar jangan menutup-nutupi dugaan kasus perkosaan yang saat ini sedang santer diberitakan media. UGM diminta bekerja secara tepat dan profesional dalam menangani kasus ini.

Hal tersebut disampaikan Dekan Fisipol UGM Erwan Agus Purwanto menyikapi dugaan kasus pemerkosaan yang dialami mahasiswinya berinisial AN dengan pelaku yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik UGM berinisial HS. Kasus tersebut terjadi saat keduanya menjalani KKN di Seram, Maluku, pada 2017 lalu.

"Tugas UGM membenahi sistem agar tidak terulang. Enggak usah menutup-nutupi karena kita justru bisa mendidik masyarakat. Di balik peristiwa ini masyarakat tidak hanya mendapat hebohnya tetapi juga pembelajarannya," katanya pada awak media di ruang kerjanya, seperti dilansir Solopos.com dari laman Harian Jogja, Rabu (7/11/2018).

Setelah berkomunikasi dengan korban, Erwan membenarkan jika mahasiswinya mengalami pelecehan seksual atau percobaan perkosaan. Pihak fakultas terus mengupayakan agar korban mendapatkan keadilan. Fisipol merasa penanganan kasus yang sudah dilakukan LPPM sebagai penyelenggara KKN dinilai kurang profesional.

Salah satu bentuk ketidakprofesionalan adalah pemberian nilai C kepada penyintas yang posisinya sebagai korban pelecehan seksual.

"Sekarang nilainya sudah direvisi sesuai hak penyintas [korban]" katanya.

Erwan menjelaskan kasus ini memang sudah terjadi setahun yang lalu sehingga tidak heran jika masyarakat bertanya-tanya mengapa pengusutan kasus ini lama. Menurutnya, korban memang tidak langsung melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak fakultas karena kondisi emosionalnya masih belum stabil.

Setelah korban melaporkan kejadian kepada fakultas, upaya mendapatkan keadilan langsung diupayakan.
"Kita beri dukungan kepada penyintas [korban], minta keadilan ke universitas, kita juga upayakan peer grupnya selalu mendukung. Dia selalu kita dukung agar menyelesaikan skripsinya," katanya.

Beredar kabar jika pelaku akan menjalani yudisium pada November ini. Terkait hal itu Erwan meminta universitas untuk mempertimbangkan.

baca juga

"Saya kira kita selesaikan [kasus dugaan pemerkosaan] ini dulu," katanya lagi.

Sementara itu pihak Fakultas Teknik UGM selaku fakultas di mana pelaku menempuh pendidikan juga belum memberikan respon sampai berita ini ditulis. Begitu juga dengan Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung Press yang memberitakan dugaan kasus pemerkosaan tersebut mengaku belum dapat diwawancara.


Artikel ini sebelumnya telah terbit di laman Solopos.com dengan judul: "UGM Diminta Tak Tutup-Tutupi Kasus Pemerkosaan Mahasiswi"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahasiswi Diperkosa saat KKN, UGM Diminta Tanggung Jawab

Mahasiswi Diperkosa saat KKN, UGM Diminta Tanggung Jawab

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:47 WIB

Mahasiswi UGM Korban Perkosaan Akan Dilindungi LPSK

Mahasiswi UGM Korban Perkosaan Akan Dilindungi LPSK

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:40 WIB

Cerita Konyol Mahasiswa UGM, Salah Bawa Motor & Dikira Maling

Cerita Konyol Mahasiswa UGM, Salah Bawa Motor & Dikira Maling

Otomotif | Rabu, 17 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Seminar Sudirman Said di UGM Dilarang, Ada Intervensi Pemerintah?

Seminar Sudirman Said di UGM Dilarang, Ada Intervensi Pemerintah?

News | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 10:45 WIB

Kiriman Telat, Jokowi Akui Pernah Utang Makan di Kantin UGM

Kiriman Telat, Jokowi Akui Pernah Utang Makan di Kantin UGM

News | Sabtu, 22 September 2018 | 17:47 WIB

Terkini

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×