Masih Berstatus Pengacara HTI, Yusril Sebut Jokowi Tak Keberatan

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 08 November 2018 | 18:12 WIB
Masih Berstatus Pengacara HTI, Yusril Sebut Jokowi Tak Keberatan
Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra turut menghadiri acara politik yang digelar GNPF Ulama di hotel berbintang empat Peninsula, Jakarta Barat, Jumat (27/7/2018) malam. [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengaku tak ada hal yang dirisaukan dengan kapasitasnya sebagai pengacara organisasi Hizbut Tahrir Indonesia meski saat ini telah bergabung sebagai pengacara pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin untuk Pilpres 2019.

Yusril juga menegaskan tak akan mundur dari posisi sebagai pengacara HTI dan pengacara Jokowi. Dia juga memastikan tidak ada konflik kepentingan saat menjalani kedua jabatan tersebut.

"Masih (jadi pengacara HTI) dan tidak ada masalah yah. Masalahnya apa? Orang harus mundur kalau dia ada konflik kepentingan, conflict of interest dalam hal ini saya jadi pengacara HTI dengan pengacara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden pak Jokowi pak Maruf," kata Yusril kepada Suara.com, Kamis (11/8/2018).

Dia juga mengklaim Jokowi dan Ma'ruf juga tak keberatan meski dirinya masih memberikan pendampingan hukum terhadap HTI, organisasi yang sudah dibubarkan pemerintah. Bahkan, kata dia, Jokowi menganggap dirinya sebagai seorang profesional dalam menangani perkara hukum.

"Ah enggak dia bilang 'Yusril tuh bicara profesional dia enggak bersebrangan dengan saya' pak Jokowi sendiri yang bilang, malah ada yang mempersoalkan, aneh," ujarnya.

Meski ditunjuk sebagai pengacara HTI, dia menolak bila keyakinannya dianggap sama dengan HTI. Yusril pun mencontohkan pernah menjadi pengacara pengikut Partai Komunis Indonesia. Namun, dia hanya menjalani pekerjaannya sebagai pengacara dan hanya berbicara dalam koridor hukum

"Masalah HTI itu saya bela bukan berarti saya sepaham dengan HTI kan enggak. Saya pernah membela orang PKI terus apa saya PKI? kan enggak, saya orang Masyumi kok orang PBB. Nggak mungkin jadi orang PKI, malah PKI musuhan sama kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Draf Aliansi Keumatan yang Disebut Dicueki Prabowo Subianto

Ini Draf Aliansi Keumatan yang Disebut Dicueki Prabowo Subianto

News | Kamis, 08 November 2018 | 18:09 WIB

Intelijen di Kasus Rizieq? Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Intelijen

Intelijen di Kasus Rizieq? Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Intelijen

News | Kamis, 08 November 2018 | 14:40 WIB

Yusril: Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf, Bukan Berarti Mendukung

Yusril: Jadi Pengacara Jokowi-Ma'ruf, Bukan Berarti Mendukung

News | Kamis, 08 November 2018 | 14:20 WIB

Gabung Kubu Jokowi, Yusril Disebut Tetap Jadi Pengacara HTI

Gabung Kubu Jokowi, Yusril Disebut Tetap Jadi Pengacara HTI

News | Kamis, 08 November 2018 | 11:31 WIB

Prabowo Tak Rekrut Pengacara, Sandiaga : Kami Tidak Siap Perang

Prabowo Tak Rekrut Pengacara, Sandiaga : Kami Tidak Siap Perang

News | Kamis, 08 November 2018 | 06:30 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×