Diduga Tercemar Polutan, Air Bengawan Solo Mendadak Bau Solar

Bangun Santoso

Jum'at, 09 November 2018 | 11:44 WIB
Diduga Tercemar Polutan, Air Bengawan Solo Mendadak Bau Solar
Sungai Bengawan Solo di Jawa Tengah. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Perumda Toya Wening terpaksa menghentikan pasokan karena air baku Bengawan Solo yang diduga kembali tercemar polutan parah sehingga sulit diolah menjadi air bersih.

Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Toya Wening, Tri Atmojo Sukomulyo, menyebut kondisi air berubah warna menjadi hitam pekat sejak Rabu (7/11/2018) pukul 17.00 WIB. Bahkan airnya berbau seperti solar.

Tri Atmojo meyakini sumber utama pencemaran air baku Bengawan Solo kali ini sama seperti sebelumnya, yakni berasal dari aliran Kali Samin di Sukoharjo. Ketika air di Kali Samin tidak berwarna hitam pekat dan berbau pada awal pekan lalu, IPA Jebres dan Jurug masih bisa mengolah air Bengawan Solo menjadi air bersih. Padahal saat itu air Bengawan terpapar limbah dari Kali Premulung dan Kali Jenes.

"Paling dominan mencemari Bengawan air Kali Samin. Dampaknya, IPA Jebres dan Jurug tak mampu lagi mengolah air sungai menjadi air bersih, apalagi di IPA Semanggi yang saluran intake-nya dekat dengan Kali Samin," kata Tri Atmojo ketika diwawancarai Solopos.com (jaringan Suara.com) di IPA Jurug, Kamis (8/11/2018).

Tri Atmojo berharap Perum Jasa Tirta I segera menggelar rapat pleno guna membahas penanganan pencemaran air Bengawan Solo. Perumda Toya wening tidak bisa berjalan sendiri mengatasi masalah lingkungan tersebut. Mereka berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Sukoharjo, dan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) segera mengatasi pencemaran Bengawan Solo.

"Petugas kami yang berjaga di intake Padokan melaporkan kondisi air Bengawan Solo mulai terlihat normal lagi pada akhir pekan lalu. Tapi tidak tahu kenapa ini ada limbah lagi. Mungkin dikira kemarin [Rabu] mau hujan deras jadi mereka buang lagi. Kan kemarin sempat mendung dan gerimis," ujar Tri Atmojo.

Karena IPA Jebres dan Jurug tak dioperasikan lagi, Perumda Toya Wening kembali mempersilakan pelanggan air minum di wilayah terdampak menghubungi call center (0271) 712 465 atau 725 636 untuk dikirimi air bersih menggunakan mobil tangki. Saat ini Perumda Air Minum punya delapan mobil tangki air yang siap menyuplai kebutuhan air bersih kepada pelanggan.

"Kami selama ini rutin memantau kondisi air baku Bengawan Solo. Petugas laboratorium setiap hari mengambil sampel air. Jika kualitas hasil olahan air baku sungai sesuai dengan baku mutu, kami akan kembali mendistribusikan air bersih itu ke rumah-rumah pelanggan," jelas Tri Atmojo.

Petugas Bidang Produksi Perumda Toya Wening, Budi Setiawan, mengatakan pihaknya sudah memanfaatkan lumpur alami untuk mengolah air Bengawan. Lumpur dapat mengikat polutan dalam air. Namun, hasil olahan airnya belum sesuai baku mutu. Budi menyebut kondisi air Bengawan Solo seperti ini pernah terjadi pada 2008.

baca juga

Artikel ini sebelumnya telah terbit di laman Solopos.com dengan judul: "Bengawan Berbau Solar, Ini Pengaruhnya Pasokan Air Bersih Solo"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bambang Ternchem Drummer Band Lawas Kesukaan Jokowi Tutup Usia

Bambang Ternchem Drummer Band Lawas Kesukaan Jokowi Tutup Usia

News | Selasa, 06 November 2018 | 06:22 WIB

Iklan Kalimat Tauhid Dekat Rumah Jokowi, TKN: Provokasi

Iklan Kalimat Tauhid Dekat Rumah Jokowi, TKN: Provokasi

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 19:22 WIB

Geger Papan Reklame Gambar Bendera Tauhid dekat Rumah Jokowi

Geger Papan Reklame Gambar Bendera Tauhid dekat Rumah Jokowi

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 14:32 WIB

Misteri Makam Tanpa Nama di Pinggiran Jalan Sriwedari Solo

Misteri Makam Tanpa Nama di Pinggiran Jalan Sriwedari Solo

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:12 WIB

Tolak Ditiduri, ABG 14 Tahun Tewas dengan Kulit Kepala Mengelupas

Tolak Ditiduri, ABG 14 Tahun Tewas dengan Kulit Kepala Mengelupas

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 15:20 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×