KLHK Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api untuk Tangani Karhutla

Sabtu, 10 November 2018 | 08:12 WIB
KLHK Bentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api untuk Tangani Karhutla
Masyarakat Peduli Api (MPA). (Dok: KLHK)

Suara.com - Keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA), sebagai mitra Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tingkat tapak terus diperkuat. Hal ini dilakukan dengan peningkatan kapasitas MPA melalui pembentukan dan pembinaan MPA.

Terbaru, peningkatan kapasitas MPA yang dilakukan di Kabupaten Meranti, Provinsi Riau, yang dilakukan pada Selasa (6/11/2018) dan Rabu (7/11/2018). Sebanyak dua regu MPA berhasil dibentuk, dengan 30 personel dari Desa Esa Lukun dan Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Meranti.

Ini adalah salah satu wujud KLHK untuk terus meningkatkan jumlah dan kapasitas MPA di wilayah-wilayah rawan Karhutla.

Selain pembentukan, KLHK juga membina satu regu MPA yang telah dibentuk beberapa tahun sebelumnya di Kecamatan Tebing Tinggi, Rangsang Barat, dan Rangsang Pesisir, dengan mencakup 12 desa rawan.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, Raffles Pandjaitan, menyampaikan, MPA  merupakan mitra KLHK yang siap bekerja di tingkat tapak, bersama-sama dengan Brigade Pengendalian Karhutla, Manggala Agni.

“Setiap MPA diharapkan dapat berperan aktif dalam setiap upaya pengendalian karhutla baik dalam upaya pencegahan atau pemadaman,” katanya.

Raffles menambahkan, pada 2017, KLHK telah membentuk 33 regu MPA, dengan 540 orang. Pada 2018, KLHK membentuk 60 MPA, dengan 900 personil di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa Bali Nusa Tenggara.

Selama ini, MPA berperan aktif dalam kegiatan patroli terpadu yang dilaksanakan bersama-sama dengan TNI, POLRI, Manggala Agni, dan pemerintah daerah setempat. Dalam setiap kegiatan pemadaman, MPA juga turut berperan aktif membantu.

Setiap personil MPA diberikan pelatihan mengenai dasar-dasar pengendalian karhutla, kegiatan pencegahan dan juga pemadaman. Selain itu, MPA juga diberikan pelatihan pembukaan lahan tanpa membakar, yaitu dengan memanfatkan limbah biomassa.

Baca Juga: KLHK Minta Pengelola Hutan Laksanakan Pengendalian Karhutla

Dengan kemampuan melakukan pembukaan lahan tanpa membakar, diharapkan MPA bisa menjadi pioner dan memberi contoh kepada masyarakat dalam melakukan pembukaan atau pembersihan lahan tanpa membakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI