Kasih SK Perhutanan Sosial, Menteri Nurbaya: Jokowi Peduli Petani

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 11 November 2018 | 14:27 WIB
Kasih SK Perhutanan Sosial, Menteri Nurbaya: Jokowi Peduli Petani
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan, program Perhutanan Sosial merupakan wujud kepedulian Presiden Joko Widodo kepada para petani Indonesia. Melalui program ini, tingkat kesejahteraan petani dapat meningkat.

Program Perhutanan Sosial merupakan salah satu program arahan dari Jokowi. Melalui program ini, Jokowi menginginkan adanya akses bagi petani untuk bisa menggarap lahan di hutan.

"Hutan sosial sangat penting. Pak Presiden bilang untuk keadilan bagi masyarakat, maka sangat penting kita memberikan keberpihakan pada masyarakat. Ini arahan dari Pak Presiden untuk memudahkan masyarakat," kata Nurbaya saat sambutan di hadapan ribuan petani di Taman Hutan Raya Djuanda, Dago, Kabupaten Bandung, Minggu (11/11/2018).

Menteri Nurbaya menjelaskan, program Perhutanan Sosial telah dijalankan sejak 2016. Hingga kini sudah lebih dari 2,1 juta hektar lahan hutan diberikan kepada petani agar bisa dimanfaatkan.

Tujuan dari program ini adalah untuk memperbaiki perekonomian warga. Sehingga, angka produksi pertanian warga meningkat dan berimplikasi pada peningkatan penghasilan.

"Saya mau kasih tahu ini arahan Pak Presiden bahwa masyarakat harus mendapatkan akses ke dalam hutan supaya mendapat kehidupan penghasilan yang baik. Sehingga tidak seperti dikejar-kejar lagi," ungkap Nurbaya.

Tak hanya memberikan kewenangan kepada petani saja, para petani juga akan difasilitasi berupa pendampingan dari pemerintah. Mereka juga akan mendapatkan bantuan bibit.

"Akses lahan dan hutan saja enggak cukup, maka harus ada fasilitasinya. Gimana caranya mau menanam kalau enggak ada sarananya," pungkasnya.

Untuk informasi, rencananya SK Perhutanan Sosial akan diserahkan langsung oleh Jokowi. Dalam acara penyerahan itu, turut hadir Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menteri BUMN Rini Soemarmo, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KLHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk Petani di Jabar

KLHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk Petani di Jabar

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:21 WIB

KLHK Dukung Pengembangan Industri Sutera Lewat Perhutanan Sosial

KLHK Dukung Pengembangan Industri Sutera Lewat Perhutanan Sosial

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 15:30 WIB

FAO Bantu 70 Ribu Nelayan dan Petani Sulawesi Tengah

FAO Bantu 70 Ribu Nelayan dan Petani Sulawesi Tengah

Press Release | Senin, 05 November 2018 | 18:22 WIB

Prabowo Janji Perbaiki Gaji Petani dan Nelayan?

Prabowo Janji Perbaiki Gaji Petani dan Nelayan?

Bisnis | Kamis, 01 November 2018 | 14:05 WIB

Fintech Ini Bantu Permodalan Petani dan Peternak di Nigeria

Fintech Ini Bantu Permodalan Petani dan Peternak di Nigeria

Bisnis | Senin, 22 Oktober 2018 | 09:17 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB