Jokowi Serahkan 8.617 Hektare Hutan Jabar Dipakai 5.459 Petani

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 11 November 2018 | 15:32 WIB
Jokowi Serahkan 8.617 Hektare Hutan Jabar Dipakai 5.459 Petani
Presiden Jokowi menyerahkan sebanyak 37 surat keputusan (SK) Perhutanan Sosial untuk para petani di Jawa Barat, Minggu (11/11/2018). [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Suara.com - Presiden Jokowi menyerahkan sebanyak 37 surat keputusan (SK) Perhutanan Sosial untuk para petani di Jawa Barat, Minggu (11/11/2018). Dengan SK ini, para petani diizinkan mengelola sumber daya hutan selama 35 tahun ke depan.

Pantauan Suara.com, hujan cukup deras mengguyur Bandung sejak Minggu (11/11/2018) pagi. Jokowi tiba di Taman Hutan Raya Djuanda, Kabupaten Bandung pukul 14.00 WIB. Mengenakan jaket berwarna hitam, Jokowi membagikan SK kepada petani.

"Dengan SK Perhutanan kami memberikan hak untuk mengolahnya selama 35 tahun," kata Jokowi saat ditemui di Taman Hutan Raya Djuanda, Kabupaten Bandung, Minggu (11/11/2018).

Adapun 37 unit SK yang diserahkan terbagi atas 14 Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial seluas 2.943 hektare untuk 2.252 kepala keluarga, dan 23 Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan seluas 5.674 Ha untuk 3.207 KK.

Dengan begitu, total luas hutan yang diberikan SK adalah seluas 8.617 Ha untuk 5.459 kepala keluarga. Ke-37unit SK ini diberikan secara merata ke 8 kabupaten di Jawa Barat, yakni Kabupaten Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Bandung, Majalengka, Sukabumi dan Sumedang.

"Resmi setelah 35 tahun habis, itu panjang sekali, mau diperpanjang silakan tapi itu hak hukumnya jelas," ungkap Jokowi.

Setelah penyerahan SK Perhutanan Sosial, Jokowi meminta kepada petani untuk dapat memanfaatkan lahan secara baik. Lahan hutan yang ada dapat ditanami tanaman unggulan sehingga bisa memperbaiki perekonomian.

"Silakan semua setelah penyerahan SK lahan yang ada betul dijadikan produktif, ditanami. Kalau mau menanam dihitung, mana yang lebih untung, harga jual lebih baik," pungkasnya.

Tak hanya itu, Jokowi juga memberikan bantuan berupa Kebun Bibit Rakyat (KBR) untuk 10 kelompok usaha perhutanan sosial (KUPS) dengan biaya masing-masing senilai Rp.100 juta, sebagai upaya perlindungan dan menjaga kelestarian hutan di area hutan sosial di Jawa Barat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tunggangi Moge, Jokowi Pakai Jaket Bubur Ayam

Tunggangi Moge, Jokowi Pakai Jaket Bubur Ayam

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:38 WIB

Kasih SK Perhutanan Sosial, Menteri Nurbaya: Jokowi Peduli Petani

Kasih SK Perhutanan Sosial, Menteri Nurbaya: Jokowi Peduli Petani

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:27 WIB

KLHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk Petani di Jabar

KLHK Serahkan SK Perhutanan Sosial untuk Petani di Jabar

News | Minggu, 11 November 2018 | 14:21 WIB

Heboh Puisi Fadli Zon Ada Genderuwo di Istana

Heboh Puisi Fadli Zon Ada Genderuwo di Istana

News | Minggu, 11 November 2018 | 12:41 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×