Kesedihan Keluarga Gaban Diharapkan Bisa Ketuk Hati Jokowi

Agung Sandy Lesmana | Walda Marison | Suara.com

Rabu, 14 November 2018 | 16:32 WIB
Kesedihan Keluarga Gaban Diharapkan Bisa Ketuk Hati Jokowi
Jenazah Gaban Nainggolan, istri, dan kedua anaknya yang tewas dibantai pelaku misterius di rumah mereka,  kekinian disemayamkan di Gereja Oikumene Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (13/11/2018) malam. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Salah satu perwakilan keluarga korban, Saut Nainggolan memohon kepada Presiden Joko Widodo agar memperhatikan kasus Diperum alias Gaban Nainggolan yang tewas bersama istri dan dua anaknya. Keluarga meminta agar pemerintah terutama penegak hukum agar bisa mengungkap secara tuntas kasus pembunuhan  dan menghukum pelaku  secara setimpal.

"Mohon kepada pimpinan kita presiden RI Bapak Jokowi agar memberikan perhatiannya supaya cepat terungkap kejadian ini. Kami mohon dengan sangat dan segala hormat. Itu lah permintaan kami sebagai keluarga," kata Saut di rumah duka gereja Ouikumene Lahai Roi, Cijantung, Jakarta Timur Rabu (13/11/2018).

Pasalnya ia menilai perbuatan ini tergolong keji dan tidak beradab. Dirinya bahkan mengaku jika keluarga Diperum tidak pernah berbuat masalah dengan orang lain hingga mengakibatkan tragedi seperti ini.

Di kesempatan yang sama, Farel Nainggolan Lumban Raja mengatakan para korban dikenal baik oleh sanak saudara. Bahkan, kata dia, para tetangga pun tak pernah memiliki masalah dengan Gaban.

"Kemarin saya juga sempat tanyakan tetangga di situ. Ada permasalahan kah, orang itu bilang wah dia paling baik pak. Saya ketemui orang batak paling baik ini. Soalnya harga sembako yang mereka jual juga boleh dibilang tidak mahal lah, dan tidak murah." kata Farel.

Sebelumnya, satu keluarga menjadi korban pembantaian sadis orang tidak dikenal. Mereka yang Diperum Nainggolan (38), Maya Ambarita (37) dan dua anaknya yang bernama Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Pasangan suami istri itu tewas dengan luka senjata di bagian leher. Sedangan kedua anaknya tewas disekap hingga kehabisan oksigen. Namun hingga kini, motif dan pelaku pembunuhan masih misterius.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut guna mengungkap motif dan pelaku pembunuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Metode Polisi untuk Menyingkap Misteri Pembunuhan Keluarga Gaban

Metode Polisi untuk Menyingkap Misteri Pembunuhan Keluarga Gaban

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:42 WIB

Karangan Bunga Hiasi Rumah Korban Pembunuhan Satu Keluarga

Karangan Bunga Hiasi Rumah Korban Pembunuhan Satu Keluarga

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:40 WIB

Besok Dimakamkan, Jenazah Keluarga Nainggolan Dibawa ke Medan

Besok Dimakamkan, Jenazah Keluarga Nainggolan Dibawa ke Medan

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:24 WIB

Dadaahh... Selamat Jalan Sarah, Selamat Jalan Arya

Dadaahh... Selamat Jalan Sarah, Selamat Jalan Arya

News | Rabu, 14 November 2018 | 12:24 WIB

Siapa yang Tega Bunuh Keluarga Gaban, Maya, Sarah, dan Arya?

Siapa yang Tega Bunuh Keluarga Gaban, Maya, Sarah, dan Arya?

News | Rabu, 14 November 2018 | 11:49 WIB

Terkini

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

12 Orang Jadi Korban Penembakan Massal di Pesta Tepi Danau Arcadia

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:45 WIB

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

Satgas PRR Tuntaskan Huntara di Sumut dan Sumbar, Pembangunan Huntap Kian Dipercepat

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:44 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

Puan Desak Sanksi Tegas bagi Predator Seksual Anak: Negara Tidak Boleh Mentoleransi Sedikitpun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:34 WIB

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

Commuter Line Lumpuh di Jam Pulang Kantor, Penumpang Terjebak di Antara JurangmanguPondok Ranji

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:33 WIB

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

Dokter Internship Meninggal di Jambi, DPR Tuntut Sanksi Jika Ada Kelalaian RS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB