Metode Polisi untuk Menyingkap Misteri Pembunuhan Keluarga Gaban

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 14 November 2018 | 13:42 WIB
Metode Polisi untuk Menyingkap Misteri Pembunuhan Keluarga Gaban
Gaban Nainggolan alias Diperum Nainggolan, ditemukan tewas bersimbah darah bersama istri dan kedua anaknya yang masih kecil-kecil di kediamannya, Jalan Bojong Nangka 2 RT2/RW7 Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018) pagi. [Suara.com/Walda Marison]

Suara.com - Polisi masih menyelidiki kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Jalan Bojong Nangka 2, RT 002 RW 07, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (13/11/2018) kemarin

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, ada dua metode yang dipakai polisi untuk bisa mengungkap pelaku misterius yang telah menghabisi nyawa Diperum alias Gaban Nainggolan.

"Intinya yang pertama dari tim masih bekerja mulai dari dua metode. Kalau pembunuhan ada induktif dan deduktif. Induktif kita mencari TKP (Tempat Kejadian Perkara) apakah ada barang bukti ditinggalkan, barang buktinya apa yang kita temukan, apa sidik jari atau bekas kaki dan sebagainya," kata Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018).

Dalam penyelidikan kasus ini, polisi telah menyita beberapa barang bukti saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di kediaman kor di Jalan Bojong Nangka 2, RT 002 RW 07, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat. Selain barang bukti, polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang dianggap mengetahui kasus tewas Diperum Nainggolan bersama istri dan kedua anaknya.

"Baju korban, semua yang ada kaitannya kami jadikan barang bukti. Ada banyak, tidak bisa saya sampaikan semuanya, enggaak mungkin. Yang penting ada kita kumpulkan, saksi-saksi sudah kita periksa,"

Namun demikian, Argo belum bisa memastikan apakah pelaku yang telah membunuh keluarga tersebut adalah orang dekat atau bukan. Argo mengaku sejauh ini, polisi masih mengevaluasi barang bukti dan pemeriksaan saksi terkait kasus tersebut

"Ya sama. Masih kita lakukan penyelidikan. Masih kita evaluasi, belum bisa kita sampaikan," jelasnya.

Sebelumnya, satu keluarga menjadi korban pembantaian sadis orang tidak dikenal. Mereka yang Diperum Nainggolan (38), Maya Ambarita (37) dan dua anaknya yang bernama Sarah Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).

Pasangan suami istri itu tewas dengan luka senjata di bagian leher. Sedangan kedua anaknya tewas disekap hingga kehabisan oksigen. Namun hingga kini, motif dan pelaku pembunuhan masih misterius.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karangan Bunga Hiasi Rumah Korban Pembunuhan Satu Keluarga

Karangan Bunga Hiasi Rumah Korban Pembunuhan Satu Keluarga

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:40 WIB

Besok Dimakamkan, Jenazah Keluarga Nainggolan Dibawa ke Medan

Besok Dimakamkan, Jenazah Keluarga Nainggolan Dibawa ke Medan

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:24 WIB

Dadaahh... Selamat Jalan Sarah, Selamat Jalan Arya

Dadaahh... Selamat Jalan Sarah, Selamat Jalan Arya

News | Rabu, 14 November 2018 | 12:24 WIB

Siapa yang Tega Bunuh Keluarga Gaban, Maya, Sarah, dan Arya?

Siapa yang Tega Bunuh Keluarga Gaban, Maya, Sarah, dan Arya?

News | Rabu, 14 November 2018 | 11:49 WIB

Tangis Kerabat Pecah Saat Kenang Istri dan Anak Bungsu Diperum

Tangis Kerabat Pecah Saat Kenang Istri dan Anak Bungsu Diperum

News | Rabu, 14 November 2018 | 10:36 WIB

Terkini

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:29 WIB

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:22 WIB

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:21 WIB

×