Soal Poster Jokowi, PSI: Justru Prabowo Trah Kerajaan Cendana

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 15 November 2018 | 13:20 WIB
Soal Poster Jokowi, PSI: Justru Prabowo Trah Kerajaan Cendana
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni merasa heran dengan marak beredarnya poster Presiden Joko Widodo yang mengenakan mahkota raja di Jawa Tengah. Justru dia menyebut, seharusnya yang pantas digambarkan memakai mahkota raja adalah capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Alasan Raja Juli mengatakan hal itu karena ada kecenderungan Prabowo berambisi meneruskan dinasti orde baru.

"Saya tidak tahu kenapa Pak Jokowi digambarkan sebagai Raja bermahkota. Justru Prabowo lah yang ingin meneruskan 'Mahkota kerajaan' Cendana," ujar Raja kepada wartawan, Kamis (15/11/2018).

Dia menilai, Jokowi tak memiliki keturunan sebagai raja. Justru, dia menganggap predikat raja itu seharusnya diberikan kepada Prabowo, karena dianggap memiliki trah sebagai penerus keluarga mantan Presiden Soeharto.

"Bagi kami pak Prabowo sebenarnya yang pas menjadi raja bermahkota, bukan Pak Jokowi, karena pak Jokowi lahir dari keluarga biasa. Pak Prabowo yang ingin meneruskan mahkota kerajaan Cendana, kerajaan orde baru," tandasnya.

Lebih lanjut, Raja menyebut adanya poster bergambar Jokowi memakai mahkota raja merupakan bentuk fitnah kepada Jokowi yang selama ini dinilai anti Islam. Namun kata Raja, berdasarkan hasil survei, pemilih pasangan Jokowi-Ma'ruf masih didominasi pemilih muslim.

"Ini fitnah keji, ini tsunami fitnah saat pak Jokowi gagal dihajar lewat isu agama dan anti Islam karena hasil survei justru menegaskan pak Jokowi-kiai Ma'ruf masih dominan di pemilih muslim," ucap Raja.

Dia pun meminta agar aparat kepolisian untuk mengusut peredaran poster Jokowi yang memakai mahkota raja.

"Ini harus diusut tuntas, jelas black campaign. Kami mendesak, aparat dan bawaslu setempat mengusut dalang pemasangan poster jokowi dengan memakai mahkota, apalagi ada yang menyebut 'dipesan dari pusat' sebagaimana temuan tim kampanye daerah (TKD) Jawa Tengah," kata dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Namai Ayam Jago Owi - Owo, Sandiaga: Bukan Diadu, Tapi Pelukan

Namai Ayam Jago Owi - Owo, Sandiaga: Bukan Diadu, Tapi Pelukan

News | Kamis, 15 November 2018 | 00:21 WIB

Sentil Gerindra, Demokrat: Jangan Nodai Rakyat dengan Janji

Sentil Gerindra, Demokrat: Jangan Nodai Rakyat dengan Janji

News | Kamis, 15 November 2018 | 00:06 WIB

Panas! Demokrat ke Gerindra: Tanpa Kami Prabowo - Sandi Stagnan

Panas! Demokrat ke Gerindra: Tanpa Kami Prabowo - Sandi Stagnan

News | Rabu, 14 November 2018 | 21:17 WIB

Sering Blunder, Sekjen PSI Minta Prabowo - Sandiaga Bertaubat

Sering Blunder, Sekjen PSI Minta Prabowo - Sandiaga Bertaubat

News | Rabu, 14 November 2018 | 19:11 WIB

Prabowo - Sandiaga Tiga Kali Minta Maaf, Hasto: Jangan Diulang

Prabowo - Sandiaga Tiga Kali Minta Maaf, Hasto: Jangan Diulang

News | Rabu, 14 November 2018 | 18:25 WIB

Terkini

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:36 WIB

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×