Panas! Demokrat ke Gerindra: Tanpa Kami Prabowo - Sandi Stagnan

Rabu, 14 November 2018 | 21:17 WIB
Panas! Demokrat ke Gerindra: Tanpa Kami Prabowo - Sandi Stagnan
AHY, Prabowo, dan Sandiaga saat penetapan nomor urut di KPU, Jumat (21/9/2018).

Suara.com - Hubungan dua partai politik anggota koalisi pendukung Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo SubiantoSandiaga Uno, yakni Partai Gerindra dan Partai Demokrat mulai memanas.

Petinggi Gerindra menuding kader-kader Partai Demokrat tak serius dan konsisten mengampanyekan Prabowo – Sandiaga.

Tudingan itu dibalas oleh Partai Demokrat yang mengklaim, tanpa bantuan partainya, elektabilitas Prabowo – Sandiaga stagnan alias jalan di tempat, sulit menandingi rivalnya: Jokowi – Maruf Amin.

Awal mulanya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyinggung ”janji palsu” Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait mengampanyekan Prabowo-Sandiaga.

Namun, Juru bicara Kogasma Partai Demokrat Putu Supadma Rudana melalui keterangan tertulis, Rabu (14/11/2018), menegaskan AHY sudah bersedia diajak berkeliling daerah untuk kampanye bersama Prabowo – Sandiaga Uno.

"Saat ini mas AHY juga tengah sibuk turun ke lapangan guna mengonsolidasikan suara Partai Demokrat," kata Rudana.

Ia menuturkan, prioritas pertama Demokrat adalah memenangkan kader-kadernya yang maju sebagai caleg pada Pemilu 2019. Prioritas kedua barulah mengampanyekan Prabowo – Sandiaga Uno.

Menurutnya, pemeringkatan seperti itu hal yang lumrah. Parpol lain, kata Rudana, juga menyusun prioritas yang sama seperti itu. Sebab, pilpres dan pemilu tahun depan digelar secara serentak.

"Jadi prioritas pertama ada pada partai, baru kemudian capres - cawapres. Bagi partai yang tidak memiliki capres cawapres harus bekerja keras, karena tidak memiliki pengaruh langsung dan efek elektoral," tegasnya.

Baca Juga: Internet dalam Pesawat Tak Bahayakan Penerbangan

Rudana lantas mengklaim, elektabilitas atau tingkat keterpilihan Prabowo – Sandiaga Uno stagnan kalau tak dibantu Demokrat.

Sebab, Rudana menyebut popularitas sosok SBY dan AHY hingga kekinian terbilang masih tinggi di kalangan masyarakat, sehingga bisa mendongkrak naik perolehan suara Prabowo – Sandiaga.

"Kami menyadari bahwa pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sangat mengharapkan bantuan Bapak SBY dan Mas AHY untuk menaikkan elektabilitas mereka yang cenderung stagnan," ujarnya.

"Jika benar pasangan ini serius untuk menang, maka janji-janji yang pernah diucapkannya agar direalisasikan, bukan janji dibayar dengan janji," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI