Sandiaga Bingung dengan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi ke 16

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 21 November 2018 | 19:40 WIB
Sandiaga Bingung dengan Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi ke 16
Sandiaga Uno. (@sandiuno/isntagram)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sempat kebingungan dengan paket kebijakan ekonomi ke 16 yang diluncurkan pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi. Sandiaga kemudian mengaku tidak tahu apakah paket kebijakan yang baru diluncurkan pemerintah baru-baru ini sebagai bentuk kepanikan terhadap kondisi perekonomian global.

"Apakah ini suatu pertanda kepanikan, panic dot com atau menandakan ekonomi kita sedang demam. Pertumbuhan ekonomi kita memang di bawah target di bawah 7 persen, faktanya 5 di revisi turun lagi dari IMF dan beberapa lembaga," kata Sandiaga dalam diskusi Rabu Biru di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018). 

Mantan Wagub DKI ini kemudian mengaku tidak tahu apakah kebijakan tersebut diluncurkan karena pemerintah gagal meraih target pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dalam paket kebijakan ekonomi ke-16, pemerintah menerapkan relaksasi daftar negatif investasi (DNI). Artinya, pemerintah membuka kesempatan pemodal asing masuk lantaran melihat bidang usaha di Indonesia yang masih sepi dari minat pemodal asing. 

Terkait itu, Sandiaga menganggap langkah pemerintah dinilai tidak adil untuk UMKM. 

"Tentang ekonomi ini betul-betul kalau dilihat dari wilayah seluruh Indonesia ngilunya sudah sampai ke tulang. Resepnya harus benar-benar teliti, jangan coba-coba. Jangan sampai luncurkan paket ada simpang siur," ujarnya. 

Menurut Sandiaga, pemerintah melalui Menko Perekonomian seharusnya melakukan penelitian terlebih dahulu terkait adanya kebijakan DNI tersebut. 

"Jangan luncurkan paket terus dalam itungan jam ada pertanyaan yang simpang siur. Kita juga harus itung berapa besar dampaknya, berapa banyak UMKM sekarang saya belum punya data UMKM yang terdampak dari 54 yang direlaksasi tersebut," pungkasnya. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ala Telenovela, Begini Imajinasi Liar Netizen untuk Foto Jokowi

Ala Telenovela, Begini Imajinasi Liar Netizen untuk Foto Jokowi

Tekno | Rabu, 21 November 2018 | 19:30 WIB

3 Bulan Kampanye Pilpres 2019, Publik Disuguhi Kampanye Nyinyir

3 Bulan Kampanye Pilpres 2019, Publik Disuguhi Kampanye Nyinyir

News | Rabu, 21 November 2018 | 16:52 WIB

Jokowi Sarankan Baiq Nuril Grasi, Fadli Zon: Bikin Bangsa Malu

Jokowi Sarankan Baiq Nuril Grasi, Fadli Zon: Bikin Bangsa Malu

News | Rabu, 21 November 2018 | 15:32 WIB

Prabowo Bingung dengan Isi Rilis Kebijakan Ekonomi Jokowi

Prabowo Bingung dengan Isi Rilis Kebijakan Ekonomi Jokowi

Bisnis | Rabu, 21 November 2018 | 14:46 WIB

Kubu Jokowi Minta Tim Prabowo Realistis Soal Gaji Guru Rp 20 Juta

Kubu Jokowi Minta Tim Prabowo Realistis Soal Gaji Guru Rp 20 Juta

News | Rabu, 21 November 2018 | 13:58 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB