Gangguan Udara, Polisi Batal Bawa Sejoli Pembunuh Iin ke Jakarta

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 21 November 2018 | 21:35 WIB
Gangguan Udara, Polisi Batal Bawa Sejoli Pembunuh Iin ke Jakarta
Korban pembunuhan, Iin Puspita. (dok Facebook Iin Puspita)

Suara.com - Polres Merangin batal menyerahkan pasangan kekasih bernama Yustian (24) dan Nissa Regina (17) ke Jakarta karena alasan ada gangguan penerbangan. Sejoli itu merupakan tersangka terkait kasus pembunuhan pemandu lagu bernama Ciktuti Iin Puspita yang ditemukan tewas di lemari kamar indekos di Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar mengatakan akibat kendala itu, dua tersangka itu baru akan bawa ke Jakarta untuk diproses hukum pada Kamis (22/11/2018) besok.

"Barusan kami dapat kabar bahwa di sana untuk pesawat tidak bisa diterbangkan ada alasan teknis, mungkin dari pihak penerbangan sehingga ditunda besok pagi jam 09.50 WIB," kata Indra, Rabu (21/11/2018).

Terkait pelimpahan tersangka itu, Indra mengaku akan kembali berkoordinasi dengan Polres Merangin yang menangkap Yustian dan pacarnya ketika kabur ke Jambi.

"Intinya malam ini mereka batal untuk ke Jakarta karena dengan alasan teknis penerbangan dan kami coba lagi besok," tambahnya.

Indra mengatakan jika pihaknya telah berencana melakukan pemeriksaan mendalam terhadap keduanya, kemudian melaksanakan pra-rekonstruksi pada keesokan harinya.

"Ya tadinya memang malam ini [kalau] sudah sampai, kita sudah melakukan pemeriksaan pendalaman lebih jauh. Kita lihat dari alat bukti ada, kita akan lakukan prarekon besok, rencananya seperti itu," tutur Indra.

Kekinian, kepolisian tengah menunggu hasil autopsi korban yang dilakukan pihak Rumah Sakit Fatmawati. Hasil autopsi tersebut nantinya akan melengkapi keterangan yang telah dihimpun pihak kepolisian untuk menetapkan persangkaan pasal tindak pidana kepada keduanya.

"Ada beberapa barang bukti, kemudian saksi kita sudah periksa 6, kita akan kembangkan terus. Kita tinggal menunggu hasil dari tadi siang forensik yang melakukan autopsi dan hasil TKP sampai sekarang masih dianalisa. Terus tersangka ini akan dilakukan pendalaman lebih jauh," Indra menandaskan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uang Tip Titipan Berujung Iin Puspita Dibunuh dalam Lemari Baju

Uang Tip Titipan Berujung Iin Puspita Dibunuh dalam Lemari Baju

News | Rabu, 21 November 2018 | 20:45 WIB

Dikunci Pemilik, Polisi Buka Paksa Kamar Rekan Haris Simamora

Dikunci Pemilik, Polisi Buka Paksa Kamar Rekan Haris Simamora

News | Rabu, 21 November 2018 | 19:16 WIB

Mayat Iin Puspita Masih di RS Fatmawati, ke Mana  Keluarganya?

Mayat Iin Puspita Masih di RS Fatmawati, ke Mana Keluarganya?

News | Rabu, 21 November 2018 | 15:14 WIB

Iin Puspita Sosok Pencinta Doraemon, Yuk Intip Isi Kamarnya

Iin Puspita Sosok Pencinta Doraemon, Yuk Intip Isi Kamarnya

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:40 WIB

Sebelum Dibunuh, Pelaku dan Iin Puspita Sempat Bertengkar Hebat

Sebelum Dibunuh, Pelaku dan Iin Puspita Sempat Bertengkar Hebat

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:20 WIB

Terkini

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×