KBRI Dakar Sudah Beri Pendampingan Terhadap 6 ABK WNI Bermasalah

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 27 November 2018 | 13:52 WIB
KBRI Dakar Sudah Beri Pendampingan Terhadap 6 ABK WNI Bermasalah
Anak buah kapal (ABK) asal Indonesia terlatar di Dakkar, Senegal. Nahasnya, 6 orang ABK tersebut dalam kondisi tak memiliki tempat tinggal dan persedian keuangan yang menipis untuk makan sehari-hari. [dok.abk]

Suara.com - Dua Pejabat KBRI Dakar pada tanggal 26 November 2018 sudah mendampingi keenam anak buah kapal (ABK) WNI bermasalah ke Hotel Faseh, Dakar. Pendampingan itu atas dasar koordinasi dan permintaan KBRI Dakar, 24 November 2018.

Berdasarkan aturan negara Senegal, apabila ada ABK yang terlantar, maka pihak agensi Senegal wajib mendampingi ABk tersebut, termasuk mencarikan akomodasi.

Sehingga, KBRI Dakar tidak pernah menelantarkan keenam orang ABK WNI dalam kondisi tak memiliki tempat tinggal. Bahkan atas permintaan ABK langsung menghubungi Agensi ETS atau agensi tenaga kerja lokal di Senegal untuk segera memberikan penginapan kepada keenam ABK WNI bermasalah.

"Atas koordinasi KBRI dengan agen ETS Senegal, keenam ABK WNI bermasalah telah ditempatkan di Hotel Fadjera, Dakar. Untuk kemudian akan dipindahkan ke Asrama Centre Bopp pada Rabu 28 November 2018," demikian keterangan dari KBRI Dakar.

Keenam ABK itu bekerja untuk PT Bahtera Agung Samudera (PT. BAS). Pimpinan PT BAS, Sumarto sudah berupaya membujuk supaya mereka tetap bertahan di kapal untuk terus bekerja. Sebab mereka akan sangat rugi secara finansial bila putus kontrak di tengah jalan.

Alhasil 2 dari 6 ABK, Muhammad Tahmudin dan Saiful Lamin bersedia untuk kembali bekerja di kapal. Sementara Ke-4 ABK WNI lainnya tengah berembuk untuk memutuskan untuk tetap kembali ke kapal atau pulang ke Indonesia. Keempat ABK lainnya adalah Febri setiawan, Andrianto, Ade setiawan, dan Pendi.

Pimpiman PT. BAS menyampaikan bahwa PT BAS sebelumnya pada bulan Oktober 2018, telah memulangkan 9 ABK WNI bermasalah, maka untuk pemulangan ke-4 ABK WNI bermasalah tersebut sangatlah berat untuk PT. BAS.

Keempat ABK itu tengah dibujuk untuk tetap bekerja sebagai ABK. Sebab jika putus kontrak di tengah jalan, maka biaya kepulangan dibebankan ke pribadi. Maka itu, sejak awal KBRI Dakar sudah berkoordinasi dengan Agen ETS Senegal untuk segera memberikan ABK penampungan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duka 6 ABK Asal Indonesia yang Ditelantarkan di Senegal

Duka 6 ABK Asal Indonesia yang Ditelantarkan di Senegal

News | Senin, 26 November 2018 | 23:32 WIB

Enam ABK Indonesia Ditelantarkan di Senegal, Tidur Bareng Anjing

Enam ABK Indonesia Ditelantarkan di Senegal, Tidur Bareng Anjing

News | Senin, 26 November 2018 | 20:37 WIB

7 ABK KM Multi Prima Ikut Cari Rekannya yang Masih Hilang

7 ABK KM Multi Prima Ikut Cari Rekannya yang Masih Hilang

News | Minggu, 25 November 2018 | 09:26 WIB

Dievakuasi ke Darat, 7 ABK KM Multi Prima 1 Alami Trauma

Dievakuasi ke Darat, 7 ABK KM Multi Prima 1 Alami Trauma

News | Minggu, 25 November 2018 | 06:37 WIB

Agen Jadi Penyebab 12 ABK Indonesia Terlantar di Senegal

Agen Jadi Penyebab 12 ABK Indonesia Terlantar di Senegal

News | Rabu, 26 September 2018 | 11:22 WIB

Terkini

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

Wantimpres Bedah Isu Geopolitik hingga Kedaulatan Ekonomi untuk Siapkan Masukan ke Prabowo

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Oli Shell Advance Matic untuk BeAT, Mio, hingga NMAX: Cek Harga per November!

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

×