Keluarga Desak Basarnas Ikut Cari 7 ABK KM Multi Prima yang Karam

Reza Gunadha | Muhammad Yasir | Suara.com

Selasa, 27 November 2018 | 23:02 WIB
Keluarga Desak Basarnas Ikut Cari 7 ABK KM Multi Prima yang Karam
ABK KM Multi Prima 1 saat dievakuasi. (TimeIndonesia.co,id)

Suara.com - Keluarga 7 anak buah kapal yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Multi Prima I, Kamis (22/11) pekan lalu, meminta Badan SAR Nasional turut membantu proses pencarian.

KM Multi Prima I tenggelam saat berlayarar dari Surabaya Jawa Timur menuju Waingapu. Kapal itu tenggelam di perairan Pulau Kapoposang Bali, utara perairan Pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat, Kamis malam pukul 20.05 WITA.

Ummi Hadyah Saleh, keluarga salah satu dari 7 ABK KM Multi Prima I mengatakan, pencarian kekinian hanya dilakukan oleh tim SAR Mataram.

"Kami pihak keluarga meminta Basarnas untuk ikut membantu pencarian tujuh korban KM Multi Prima. Karena saat ini hanya SAR Mataram yang diterjunkan," tutur Ummi kepada Suara.com, Selasa (27/11/2018).

Ummi menuturkan, berdasarkan informasi yang di dapat dari tim SAR Mataram, kemungkinan 7 ABK terbawa arus ke perairan lain. Untuk itu, Ummi meminta tim SAR Makasar dan Bali turut melakukan pencarian.

"Kami juga meminta Basarnas mencari bangkai kapalnya. Kemungkinan bisa jadi korban-korban masih ada di dalam kapal, karena hingga saat ini belum satu pun ditemukan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Ummi merupakan anak dari M Pande Saleh (67), satu dari 7 ABK KM Multi Prima I yang kekinian belum ditemukan.

Berdasarkan informasi dari tim SAR Mataram, mereka meyakini 7 ABK Multi Proma I yang hilang itu terdampar di Pulau Sedapur, kawasan Selat Sumba.

"Kalau ketujuh korban itu terdampar di Pulau Sedapur, mereka bisa menghubungi penduduk. Perahu kami masih menuju ke sana, sudah mendekat," kata Kepala SAR Mataram I Nyoman Sidakarya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ABK KM Multi Prima yang Hilang Mungkin Terdampar di Pulau Sedapur

ABK KM Multi Prima yang Hilang Mungkin Terdampar di Pulau Sedapur

News | Senin, 26 November 2018 | 22:51 WIB

Usai Gempa, Warga Lombok Temukan Batu Nisan Purbakala

Usai Gempa, Warga Lombok Temukan Batu Nisan Purbakala

News | Senin, 26 November 2018 | 21:31 WIB

Lezatnya Ikan Bakar di Atuh Beach Nusa Penida

Lezatnya Ikan Bakar di Atuh Beach Nusa Penida

Lifestyle | Jum'at, 23 November 2018 | 09:30 WIB

Pantai Atuh Nusa Penida, Pantai Favorit Pilihan Wisatawan

Pantai Atuh Nusa Penida, Pantai Favorit Pilihan Wisatawan

Lifestyle | Jum'at, 23 November 2018 | 08:30 WIB

Terkini

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB