Lanjutkan Program Ahok, Pemprov DKI Mau Bikin 10 Rusunawa

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 28 November 2018 | 17:41 WIB
Lanjutkan Program Ahok, Pemprov DKI Mau Bikin 10 Rusunawa
ILUSTRASI - Proyek pembangunan rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) Pesakih di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (7/5).

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan program pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) yang dilakukan pada era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta berencana membangun 10 rusunawa pada tahun 2019.

Pembiayaan pembangunan 10 rusunawa itu telah masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta 2019. Ke-10 lokasi rusunawa akan memakan anggaran sebesar Rp 890 miliar.

"Ada 10 lokasi pembangunan rusun yang sudah disetujui DPRD ya. Besarannya sekitar Rp 890 miliar," kata Meli saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Meli menjelaskan, pembangunan rusunawa merupakan program multi tahun. Ada 8 lokasi yang ditargetkan pembangunannya rampung dalam kurun waktu dua tahun. Sementara dua lokasi lainnya ditargetkan memakan waktu pembangunan selama tiga tahun.

"Ada 8 lokasi 2 tahun, 2 lokasi tiga tahun yaitu revitalisasi di Penjaringan dan Pembangunan PIK tahap 2 yang dilakukan selama 3 tahun karena jumlahnya besar," ungkap Meli.

Berikut merupakan daftar pembangunan rusunawa yang akan dilakukan pada 2019.

  1. Pembangunan rusun PIK Pulo Gadung akan dibangun 3 tower dengan 510 unit dan 16 lantai. Pelaksanaan pengerjaan 2 tahun.
  2. Pembangunan rusun Jalan Inspeksi BKT, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur akan dibangun 2 tower dengan 422 unit dan 16 lantai, lama pengerjaan 2 tahun.
  3. Revitalisasi rusun Karang Anyar, Jakarta Pusat yang terdiri dari 2 tower, 421 unit dan 16 lantai dengan lama pengerjaan 2 tahun.
  4. Pembangunan rusun Cakung Barat yang terdiri dari 3 tower, 542 unit dan 16 lantai dengan waktu pengerjaan 2 tahun.
  5. Revitalisasi rusun Penjaringan, Jakarta Utara dengan 4 tower, 1.116 unit dan 20 dengan waktu pengerjaan 3 tahun.
  6. Pembangunan rusun Padat Karya, Jakarta Utara terdiri dari 2 tower, 512 unit dan 16 lantai dengan waktu pengerjaan 2 tahun.
  7. Pembangunan rusun Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara terdiri dari 1 tower, 151 unit, dan 11 lantai waktu pengerjaannya 2 tahun.
  8. Revitalisasi rusun Cipinang Besar, Jakarta Timur yang terdiri dari 1 tower, 256 unit dan 16 lantai dengan waktu pengerjaan 2 tahun.
  9. Pembangunan rusun Pulo Jahe, Jatinegara, Jakarta Timur yang terdiri dari 2 tower, 744 unit, dan 24 lantai dengan waktu pengerjaan 2 tahun.
  10. Pembangunan rusun PIK Pulogadung tahap II yang terdiri dari 6 tower, 1.369 unit dan 16 lantai dengan waktu pengerjaan 3 tahun.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Peduli Label Penista Agama, PDIP Siap Sambut Ahok

Tak Peduli Label Penista Agama, PDIP Siap Sambut Ahok

News | Rabu, 28 November 2018 | 16:34 WIB

Dulu Seteru, Ini Tanggapan Kapitra Kalau Ahok Jadi Kawan Separtai

Dulu Seteru, Ini Tanggapan Kapitra Kalau Ahok Jadi Kawan Separtai

News | Selasa, 27 November 2018 | 20:31 WIB

Kalau Ahok Masuk PDIP, Jadi Kartu AS Jokowi - Ma'ruf Amin

Kalau Ahok Masuk PDIP, Jadi Kartu AS Jokowi - Ma'ruf Amin

News | Selasa, 27 November 2018 | 20:18 WIB

Lulung Curhat Dipecat PPP karena Tak Dukung Ahok

Lulung Curhat Dipecat PPP karena Tak Dukung Ahok

News | Selasa, 27 November 2018 | 16:50 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×