PKS Jamin Pengendara Roda Dua Tidak Membeludak Jika Pajak Motor Dihapus

Ade Indra Kusuma | Walda Marison | Suara.com

Kamis, 29 November 2018 | 08:30 WIB
PKS Jamin Pengendara Roda Dua Tidak Membeludak Jika Pajak Motor Dihapus
PKS yakin tidak ada korelasi antara penghapusan pajak motor dengan meningkatnya pembeli [Walda/Suara.com]

Suara.com - Juru Bicara PKS,  Pipin Sopian mengatakan tidak ada korelasi antara penghapusan pajak kendaraan bermotor dengan meningkatnya pembelian motor ditengah masyarakat. Justru pembelian motor di tengah masyarakat tidak akan meningkat.

Ia mengatakan pembelian motor akan meningkat jika DP pembelian motor di setiap dealer menjadi 0 rupiah.  Hal itu dikatakan Pipin dalam sebuah diskusi di kantor DPP PKS,  Jalan TB Simatupang,  Jakarta Selatan.

"Yang bisa meningkatkan pembelian motor itu kalau Dp nya bisa di nol kan," ujarnya,  Rabu (28/11/2018).

Ia pun memberikan analogi sederhana mengenai daya beli masayarakat terhadap kendaraan. Contoh yang ia paparkan yakni pembelian sepeda di masalalu.

"Sepeda kita dulu tenyata dikenai pajak loh. Terus sepeeda itu dihapuskan pajaknya. Ketika dihapuskan pajak sepeda apakah kita terus terusan membeli sepeda?  Logiknya ketika pendapatan meningkat pasti kendaraan yang dibeli juga meningkat kan, " bebernya.

Maka dari itu,  ia beranggapan jika penghapusan pajak kendaraan bermotor tidak akan meningkatkan jumlah pengendara motor.  Perkembangan ekonomi lah yang akan mentukan masyarakat untuk membeli motor atau kendaraan diatasnya dalam hal ini mobil.

"Jadi pointnya adalah bahwa tidak ada korelasi penghapusan pajak kemudian meningkatkan pengendara bermotor.  Yang bisa meningkatkan itu kalau DP nya nol rupiah," terangnya.

Sebelumnya,  PKS berjanji memperjuangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup jika memenangi Pemilu 2019.

Wakil Ketua Tim Pemenangan Pemilu (TPP) PKS Almuzzammil Yusuf dalam keterangan persnya, Jumat (23/11/2018), mengatakan janji tersebut bukan pencitraan.

Pada Pemilu 2019, PKS berjanji memperjuangkan RUU Penghapusan Pajak Sepeda Motor dan Pemberlakuan SIM Seumur Hidup jika menang Pemilu 2019, itu bukan pencitraan," ata Almuzzammil Yusuf.

Ia mengatakan, yang dimaksud pajak sepeda motor adalah pajak kendaraan bermotor (PKB), pajak bea balik nama kendaraan bermotor (PBBNKB), Tarif Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, biaya administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk sepeda motor berkapasitas kecil.

Sementara yang dimaksud SIM seumur hidup adalah untuk SIM A, SIM B1, Sim B2, SIM C DAN SIM D.

Dia mengatakan sejumlah alasan PKS melontarkan janji kampanye tersebut. Pertama kebijakan ini diyakini akan meringankan beban hidup rakyat.

"Data menunjukkan beban hidup rakyat semakin berat, karena tarif dasar listrik naik, harga beras kualitas medium yang terus naik. Berdasarkan data BPS rata-rata harga beras sepanjang 2010-2018 dari Rp6.700 naik menjadi Rp12.000," jelasnya.

Dia mengatakan, pengurangan beban sekecil apa pun, termasuk misalnya pengurangan pajak dan pembayaran SIM hanya sekali seumur hidup akan disambut gembira rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Minta Kadernya Kasih Makan Peserta Aksi Reuni Akbar 212

PKS Minta Kadernya Kasih Makan Peserta Aksi Reuni Akbar 212

News | Rabu, 28 November 2018 | 23:55 WIB

SIM Seumur Hidup Usulan PKS Dinilai Belum Cocok di Indonesia

SIM Seumur Hidup Usulan PKS Dinilai Belum Cocok di Indonesia

News | Rabu, 28 November 2018 | 23:31 WIB

PKS Janji SIM Seumur Hidup, Mardani: Pemerintah Tak Pro Pemotor

PKS Janji SIM Seumur Hidup, Mardani: Pemerintah Tak Pro Pemotor

News | Rabu, 28 November 2018 | 01:00 WIB

Terkini

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:37 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:17 WIB

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

RUU PPRT Belum Tuntas usai 22 Tahun, Koalisi Minta Presiden Segera Ambil Sikap

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:07 WIB

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

Stok Bensin dan Gas LPG Aman? Simak 5 Fakta Indonesia Borong Minyak Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:55 WIB