Peredaran Narkoba Sampai ke Pelosok Riau, PWNU Gandeng Granat

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Senin, 03 Desember 2018 | 14:25 WIB
Peredaran Narkoba Sampai ke Pelosok Riau, PWNU Gandeng Granat
Ilustrasi narkoba (Antara/Irsan Mulyadi).

Suara.com - Ketua Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU) Rusli Ahmad mengatakan peredaran narkoba tidak hanya terjadi di kota besar. Terkait itu, PWNU Riau bersama Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat) akan melakukan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang kepada pelajar dan mahasiswa.

"Sekarang peredaran narkoba tidak hanya berada di kota-kota besar saja, tapi sudah sampai ke pelosok Riau, pengguna memakai narkoba bahkan di kebun-kebun sawit, tentu kita sangat prihatin dengan kondisi ini," kata Rusli Ahmad saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama Granat Riau di Pekanbaru, Senin (3/12/2018), seperti dilansir Antara.

Menurut Rusli, Riau merupakan kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Hal ini, tentu sangat rawan bagi peredaran gelap zat terlarang itu.

"Pintu masuk berada di kawasan pesisir di Rokan Hilir, Dumai. Bukan kilogram lagi (narkoba) yang masuk, sudah berton. Daerah pesisir lebih mudah untuk disusupi narkoba karena banyak pelabuhan-pelabuhan kecil," kata dia.

Rusli berharap kerja sama yang terjalin antara pihaknya dan Granat Riau, dapat meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menyasar kalangan anak muda.

Setelah penandatanganan kerja sama ini, PWNU bersama Granat, BNNP, dan Polda Riau akan melakukan penyuluhan pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada seluruh organisasi siswa tingkat SMP, SMA, pondok pesantren serta kalangan Badan Eksekutif Mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang diselenggarakan pada Januari 2019.

"Kami harapkan setelah MoU ini ditandatangani, komunikasi kita tidak terputus. Kegiatan-kegiatan untuk meminimalisir peredaran narkoba akan lebih digiatkan kedepannya," ujar anggota DPRD Riau tersebut.

Sementara Ketua Granat Riau, Fredy Simanjuntak menyebutkan berdasarkan hasil investigasi timnya hampir seluruh wilayah di Riau ditemukan peredaran narkoba.

"Peredaran gelap ini tidak dapat dibendung. Masuk ke Riau melalui pelabuhan tikus. Hasil investigasi tim kami tidak satupun RT bebas dari peredaran narkoba, begitupun tempat hiburan malam," kata dia.

Baca Juga: Komisi XI Komitmen Dorong UKM Kembangkan Ekonomi Nasional

"Pemerintah memberantas narkoba tanpa didukung elemen lapisan komunitas masyarakat itu mustahil, makanya kami merapatkan barisan untuk melakukan upaya-upaya pencegahan narkoba membantu pemerintah," Fredy menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI