Tim SAR Mataram Hentikan Pencarian ABK Kapal KM Multi Prima 01

M. Reza Sulaiman

Selasa, 04 Desember 2018 | 05:47 WIB
Tim SAR Mataram Hentikan Pencarian ABK Kapal KM Multi Prima 01
Ilustrasi: Petugas Tim SAR. (Antara/Wahdi Septiawan)

Suara.com - Tidak ditemukannya 6 anak buah kapal (ABK) KM Multi Prima 01 yang tenggelam di sekitar perairan Pulau Kapoposang Bali, utara perairan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (24/11) lalu membuat tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan menghentikan pencarian.

"Upaya pencarian dihentikan hari ini (hari ke-10) dan hasilnya masih nihil," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram I Nyoman Sidakarya, di Mataram, Senin (3/12/2018) malam.

Sebanyak enam ABK yang belum ditemukan adalah Syamsul Syahdan (38), Tarsisius D Atulolong (35), Pande (67), Sutrisno (57), Sonny Kansil (41), dan Philipus Kopong (43).

Mereka yang belum ditemukan merupakan bagian dari 14 orang yang berada di atas KM Multi Prima 01 ketika berlayar mengangkut bahan bangunan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Waingapu, Nusa Tenggara Timur.

Delapan orang lainnya yang berhasil selamat adalah Bob Chris Butarbutar (26), Rahmat Tuloh (27), Debiyallah Sastria (27), Zainal Arifin M (21), Benyamin Henuk (34), Aldy Hidayat (18), Jamaludin (20) dan Riski (26).

Tim SAR gabungan, kata Sidakarya, melakukan pencarian selama 10 hari mulai 25 November hingga 3 Desember 2018.

"Standar operasi pencarian korban hilang selama tujuh hari. Namun karena korban belum bisa ditemukan sehingga ditambah tiga hari lagi, tapi tetap belum membuahkan hasil," ujarnya.

Tim dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram yang diterjunkan sebanyak 18 orang. Mereka melakukan upaya pencarian dengan menyisir perairan utara Pulau Sumbawa menggunakan Rescue Boat 220 Mataram.

Operasi pencarian juga melibatkan unsur-unsur terkait, seperti TNI Angkatan Laut Mataram, Polairud Polda NTB, SROP dan unsur terkait lainnya.

baca juga

"Pencarian di wilayah selatan dari lokasi kejadian kami lakukan berdasarkan informasi-informasi dari nelayan yang kami terima, di mana sempat ditemukan barang-barang tercecer disekitar lokasi tersebut yang dicurigai merupakan muatan KM Multi Prima 01," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pencarian 7 ABK KM Multi Prima I Diperluas ke Perairan Makassar

Pencarian 7 ABK KM Multi Prima I Diperluas ke Perairan Makassar

News | Rabu, 28 November 2018 | 13:46 WIB

SAR Mataram Perluas Pencarian ABK Kapal Multi Prima I

SAR Mataram Perluas Pencarian ABK Kapal Multi Prima I

News | Rabu, 28 November 2018 | 08:56 WIB

7 ABK KM Multi Prima Ikut Cari Rekannya yang Masih Hilang

7 ABK KM Multi Prima Ikut Cari Rekannya yang Masih Hilang

News | Minggu, 25 November 2018 | 09:26 WIB

Dievakuasi ke Darat, 7 ABK KM Multi Prima 1 Alami Trauma

Dievakuasi ke Darat, 7 ABK KM Multi Prima 1 Alami Trauma

News | Minggu, 25 November 2018 | 06:37 WIB

Terkini

Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

Jenderal Listyo Sadap Prabowo, Eks Kepala BAIS TNI: Sekarang Makar Tak Pakai Tank tapi Data

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB

Piep Raih Penghargaan Bronze Stevie Award di Ajang International Business Awards 2026

Piep Raih Penghargaan Bronze Stevie Award di Ajang International Business Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:48 WIB

Raja Nikel Arif Kurniawan Terlacak di Luar Negeri

Raja Nikel Arif Kurniawan Terlacak di Luar Negeri

News | Jum'at, 06 November 2026 | 17:47 WIB

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Perempuan Tak Punya Pilihan Berhenti Haid, Pajak Pembalut 11 Persen Dinilai Nodai Keadilan Gender

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 17:46 WIB

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Ria Ricis Sebut Karhutla Wahana Kidzania: Etika Menguap Demi Konten?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 17:45 WIB

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Antam Memang Diminta ESDM Ambil Alih Tambang di Nabire

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:39 WIB

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026

Surakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 17:38 WIB

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Pemerintah Tetapkan PT DSI Sebagai Perantara Tunggal Ekspor SDA Strategis, Berlaku 1 Januari 2027

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 17:37 WIB

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Keluarga Hartono Modal Rp 7 T, Ambisi Besar Mirwan Suwarso: Bawa Como 1907 Jadi Klub Elite Dunia

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 17:36 WIB

×