Jalur Berbukit Penuh Kabut, Evakuasi Korban Penembakan Trans Papua Tertunda

Bangun Santoso

Rabu, 05 Desember 2018 | 07:39 WIB
Jalur Berbukit Penuh Kabut, Evakuasi Korban Penembakan Trans Papua Tertunda
Ilustrasi pembangunan infrastruktur jalan Trans Papua. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Proses evakuasi korban penembakan pekerja Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua terpaksa ditunda akibat cuaca buruk. Rencananya proses evakuasi bakal dilanjutkan pada Rabu (5/12/2018) pagi ini.

Danrem 172/PWY, Kolonel Inf. Jonatan Binsar Sianipar mengatakan, proses evakuasi korban tidak dapat dilanjutkan, karena cuaca di sekitar Distrik Mbua, Kabupaten Nduga dalam kondisi berkabut. Distrik ini merupakan jalan masuk menuju Distrik Yal yang menjadi lokasi korban berada.

“Pasukan yang diterjunkan sudah sampai di Mbua, tapi karena di sana sudah berkabut jadi kita tidak bisa lanjutkan perjalanan sampai ke Yigi dan Yal mudah-mudahan besok pagi kita bisa bergerak ke Yigi," kata Jonatan seperti dilansir Tabloidjubi.com di Makodim 1702/Jayawijaya, Selasa (4/12/2018).

Meski begitu Danrem memastikan jika Rabu hari ini tim akan melanjutkan perjalanan ke Yal dan Yigi. Di mana aparat keamanan gabungan akan langsung menuju ke lokasi untuk mengevakuasi korban.

Menurut Jonatan, tim gabungan sudah menyiapkan sekitar 150 pasukan untuk melakukan evakuasi. Jumlah ini dianggap cukup untuk mengamankan Yigi dan Yal yang diduga masih dikuasai kelompok bersenjata.

“Yang jelas informasi terakhir ada empat orang yang masih hidup dan nanti kita evakuasi malam ini bersama anggota kita yang kena tembak,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam kasus ini ada seorang anggota TNI yang tewas dari Pos Batalyon 755/Yalet. Sementara tim evakuasi juga menemukan empat orang warga dalam kondisi selamat meski mengalami luka tembak. Saat ini, mereka telah dievakuasi ke Kabupaten Jayawijaya.

Danrem juga belum bisa memberikan informasi pasti tentang jumlah korban tewas. Ini karena tim yang bertugas melakukan evakuasi belum berhasil memasuki lokasi kejadian.

“Medannya naik turun dan jalannya masih belum di aspal masih diperkeras dan berbatu, jadi itu membuat kami dari sini sampai ke sana sekitar 7-8 jam. Selama perjalanan kita diganggu terus, kita sempat ditembaki dua kali sama kelompok bersenjata. Tadi ada satuan kita yang mendahului datang menggunakan heli sudah menduduki pos kita di sana dan mereka lari, cuman yang menghadang kita di jalan ini dari ketinggian yang menembak kita dua kali," papar Jonatan.

baca juga

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. A.M Kamal mengakui pada percobaan evakuasi di hari pertama, sejumlah aparat mendapati jalan diblokir sehingga petugas tak bisa memasuki wilayah tersebut. Tim gabungan hanya berhasil mengamankan empat korban yang mengalami luka tembak.

“Untuk korban yang ditemukan ini antara lain Marthinus Sampe seorang karyawan PT Istaka Karya, mengalami luka tembak di kaki kiri, Jufrianto luka tembak di pelipis kiri, Irawan karyawan Telkomsel dan Jhon dari petugas kesehatan,” ungkapnya Selasa (4/12/2018).

Saat ini anggota juga masih terus melakukan penyisiran dari Mbua ke distrik Yal. Menurut Kamal, tempat kejadian perkarat diketahui tersebar di sejumlah lokasi. Kelompok bersenjata ini juga melakukan penyerangan di camp karyawan.

“Empat orang yang berhasil selamat ini sekarang sedang dalam perjalanan menggunakan mobil untuk di evakuasi ke Wamena untuk mendapat perawatan insentif,” kata Kamal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno Kutuk Insiden Penembakan di Trans Papua

Sandiaga Uno Kutuk Insiden Penembakan di Trans Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 06:54 WIB

Komnas HAM Papua: Penembakan Nduga Pelanggaran HAM Serius

Komnas HAM Papua: Penembakan Nduga Pelanggaran HAM Serius

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 06:00 WIB

Kisah 4 Sekawan dengan Luka Tembak Lolos dari Pembantaian di Papua

Kisah 4 Sekawan dengan Luka Tembak Lolos dari Pembantaian di Papua

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 21:27 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×