Cerita 3 Pekerja PT Istaka Karya Lolos dari Penembakan di Trans Papua

Bangun Santoso

Rabu, 05 Desember 2018 | 08:53 WIB
Cerita 3 Pekerja PT Istaka Karya Lolos dari Penembakan di Trans Papua
Personel Brimob didatangkan dari Timika di Wamena. (Kabarpapua.co/Stefanus Tarsi)

Suara.com - Tiga orang pekerja PT Istaka Karya tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada Selasa, 4 Desember 2018. Ketiganya merupakan korban selamat dari insiden penembakan di Trans Papua, Kabupaten Nduga, Papua oleh kelompok bersenjata di Distrik Yal.

Dikutip dari laman Kabarpapua.co, ketiganya tiba di rumah sakit sekitar pukul 18.30 WIT dengan menggunakan helikopter milik TNI AD yang mendarat di Batalyon 756/WMN. Saat ini, ketiga korban sudah berada di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Wamena.

Informasi yang didapat menyebutkan ketiga korban yang saat ini dievakuasi ke RSUD Wamena mengalami luka tembak di bagian kaki dan pelipis.

Belum ada keterangan resmi dari rumah sakit setempat, tetapi saat ini pihak keluarga korban dan masyarakat setempat memenuhi halaman depan UGD RSUD Wamena.

Semua pengunjung hanya bisa berada di luar ruang UGD dan belum diizinkan untuk melihat secara langsung korban.

Aparat keamanan juga dengan ketat menjaga pintu masuk UGD, mengantisipasi keluarga korban dan masyarakat memaksa masuk ke ruangan UGD.

Sebelumnya, informasi dari Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, menyebutkan bahwa ada empat orang selamat. Namun saat ini, baru dievakuasi tiga orang, sementara satu orang lainnya belum diketahui di mana.

Sementara itu, para keluarga korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga mendatangi Kodim Jayawijaya, Wamena. Kebanyakan keluarga korban berasal dari Sulawesi dan Timor, yang berada di Wamena.

Mereka datang untuk memberikan informasi terkait identitas anggota keluarga yang menjadi korban penembakan KKB Nduga. Beberapa dari mereka memberikan foto korban kepada Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar Sianipar.

baca juga

Namun, Danrem meminta para keluarga korban untuk kembali pulang ke rumah masing-masing, karena evakuasi akan dilakukan esok hari atau Rabu (5/12/2018) hari ini.

"Kami yakinkan keluarga korban, aparat gabungan berupaya semaksimal mungkin tembus ke lokasi kejadian. Evakuasi akan dilanjutkan esok hari dan saat ini aparat keamanan sudah menguasai Mbua,” katanya.

Di Kodim Jayawijaya dipasangkan tenda bagi keluarga korban. Tenda ini dilengkapi dengan kursi-kursi yang memenuhi halamannya. Lalu di dalam Aula Kodim juga sudah terlihat 18 peti jenazah yang diletakkan dengan rapi.

Kodim Jayawijaya dipilih menjadi tempat persemayaman sementara para korban penembakan, sebelum nantinya diserahkan kepada keluarga. Sedangkan di Polres Jayawijaya menjadi tempat untuk dilakukan identifikasi data DVI para korban.

Teguh, salah satu keluarga korban bernama Caling asal Toraja, menyebutkan Caling bekerja sebagai sopir pada perusahaan tersebut dan terakhir ke lokasi pengerjaan proyek itu pada tanggal 29 November 2018, untuk mengantar material.

“Sampai saat ini belum pulang dan kami mendengar ada kejadian seperti ini. Kami juga belum pastikan apakah keluarga kami selamat dari kejadian ini atau tidak. Kami berharap semua yang terbaik untuk para pekerja,” ujar Teguh.

Ia menyebutkan Caling bekerja di lokasi proyek pengerjaan jembatan sejak awal. Sementara pihak keluarga korban juga sudah menghubungi perusahaan, namun sampai saat informasi masih simpang siur apakah betul atau tidak ada 31 orang tewas tertembak oleh kelompok bersenjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Korban Penembakan di Trans Papua Datangi Markas Kodim Jayawijaya

Keluarga Korban Penembakan di Trans Papua Datangi Markas Kodim Jayawijaya

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 08:01 WIB

Jalur Berbukit Penuh Kabut, Evakuasi Korban Penembakan Trans Papua Tertunda

Jalur Berbukit Penuh Kabut, Evakuasi Korban Penembakan Trans Papua Tertunda

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 07:39 WIB

Sandiaga Uno Kutuk Insiden Penembakan di Trans Papua

Sandiaga Uno Kutuk Insiden Penembakan di Trans Papua

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 06:54 WIB

Kisah 4 Sekawan dengan Luka Tembak Lolos dari Pembantaian di Papua

Kisah 4 Sekawan dengan Luka Tembak Lolos dari Pembantaian di Papua

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 21:27 WIB

Polda Jatim Kirim 100 Personel Brimob Buru Kelompok Bersenjata di Papua

Polda Jatim Kirim 100 Personel Brimob Buru Kelompok Bersenjata di Papua

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 18:10 WIB

Terkini

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

×