Klaim OPM Dalangi Penembakan di Nduga, Polri: Itu Propaganda

Bangun Santoso

Jum'at, 07 Desember 2018 | 14:28 WIB
Klaim OPM Dalangi Penembakan di Nduga, Polri: Itu Propaganda
Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mapolda DIY, Jumat (7/12/2018). (Suara.com/Somad)

Suara.com - Lokasi penembakan di Trans Papua oleh kelompok bersenjata di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua pada tanggal 2 dan 3 Desember 2018 disebut telah dikuasai aparat gabungan TNI dan Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, saat ini TNI-Polri sudah dapat memberikan sinyal penguasaan daerah di Distrik Mbua.

"Kita sudah mengusai keadaan distrik di Papua. Bapak Kapolda dan Pangdam memimpin langsung sejak insiden," kata Iqbal usai menghadiri kegiatan kenaikan tipe Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jum’at (7/12/2018).

Iqbal mengatakan, data yang ia terima saat ini sudah ada belasan korban yang dinyatakan tewas. Mereka sudah berhasil dievakuasi. Selain itu, masyarakat yang sempat menjadi tawanan juga sudah dapat dievakuasi.

"Belasan tewas sudah dievakuasi bahkan sudah dipertemukan dengan keluarga, beberapa masyarakat berhasil kita evakuasi, puluhan tawanan yang berhasil melarikan diri juga berhasil dievakuasi," Iqbal menjelaskan.

Iqbal menyatakan, Polri-TNI tidak akan terpancing dengan proganda dari kelompok yang mengatasnamakan Organisasi Papua Merdeka atau OPM yang mengaku jadi dalang dalam aksi penembakan di Trans Papua itu. OPM juga mengklaim yang ditembak adalah tentara berpakaian sipil, bukan pekerja.

"Narasi yang mengaku juru bicara OPM itu bahan saja, kita gak mau terpancing proganda," kata Iqbal.

Menurut dia, sampai saat ini tim masih melakukan pergerakan untuk dapat membuktikan peristiwa secara utuh. Dirinya belum bisa menyampaikan kelompok bersenjata itu dari mana meksipun bukti-bukti sudah dikantongi Polri.

"Saat ini tim sudah bergerak melakulan penegakan hukum, kalau sudah clear kelompok mana yang bertindak, khusus untuk KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) kita paham dari mana," ujarnya lagi.

baca juga

Ia menegaskan akan terus melakukan pengejaran serta penangkapan para pelaku penembakan tersebut. Ia meminta awak media untuk dapat memberikan ruang bekerja kepada TNI-Polri dalam bertugas penuh.

"Doakan saja TNI dan Polri segera melakukan proses hukum di manapun mereka (KKB) berada dan kita akan tangkap di mana pun berada," Iqbal menegaskan.

Kontributor : Abdus Somad

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kesaksian Korban Konflik TNI - OPM di Nduga, Pura-pura Mati agar Selamat

Kesaksian Korban Konflik TNI - OPM di Nduga, Pura-pura Mati agar Selamat

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:57 WIB

Dibunuh OPM, Panglima TNI: Pekerja PT Istaka Pahlawan Pembangunan Papua

Dibunuh OPM, Panglima TNI: Pekerja PT Istaka Pahlawan Pembangunan Papua

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 13:26 WIB

Pasca Penembakan di Trans Papua, Pertamina Belum Berani Kirim BBM

Pasca Penembakan di Trans Papua, Pertamina Belum Berani Kirim BBM

Bisnis | Jum'at, 07 Desember 2018 | 12:37 WIB

Penembakan di Trans Papua, Nyatanya Ekonomi Belum Selesaikan Konflik Papua

Penembakan di Trans Papua, Nyatanya Ekonomi Belum Selesaikan Konflik Papua

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 12:02 WIB

Kesaksian Korban Saat Detik-detik Mencekam Penembakan di Trans Papua

Kesaksian Korban Saat Detik-detik Mencekam Penembakan di Trans Papua

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 11:09 WIB

Terkini

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Danantara Mau Ambil Saham BEI, Demutualisasi Tak Boleh Korbankan Independensi

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Pemerintah Resmi Lunasi Utang BLBI Rp 640 Triliun usai Hampir 3 Dekade Berlalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 15:24 WIB

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

Kapal Perang Italia Bakal Jaga Kapal Kargo Negaranya yang Lewat Selat Bab al-Mandab

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:20 WIB

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

Muhammadiyah Dorong Rokok dan Vape Diberi Label Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

Muhammadiyah Desak BPJPH Labeli Rokok dan Vape Produk Non-Halal

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

9 Rekomendasi Moisturizer Murah untuk Remaja SMP SMA Under Rp50 Ribu

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:15 WIB

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Sudah Punya Karier, Kenapa Masih Kembali Kuliah? Ini Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 15:12 WIB

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 15:10 WIB

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

×