PKS Tunggu Kesanggupan Gerindra Bahas Kursi Wagub Secara Empat Mata

Agung Sandy Lesmana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 11 Desember 2018 | 15:43 WIB
PKS Tunggu Kesanggupan Gerindra Bahas Kursi Wagub Secara Empat Mata
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi. (Suara.com/Chyntia Sami B)

Suara.com - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengaku masib menunggu kesanggupan partai Gerindra untuk melakukan pertemuan empat mata terkait pembahasan kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta. Sejauh ini, kata dia PKS belum mendapatkan kepastian dari Gerindra setelah membatalkan pertemuan pada 4 Desember lalu soal pembahasan sosok pengganti Sandiaga Uno di kursi wakil gubernur.

"Sampai sekarang kita masih menunggu konfirmasi Gerindra kapan dia (Gerindra) sanggup. Mereka belum memberikan jawaban lagi," kata Suhaimi saat dihubungi, Selasa (11/12/2018).

Menurutnya, PKS selalu memiliki waktu untuk partai Gerindra dalam membahas soal wagub. Sebab, PKS menginginkan agar pemilihan wagub untuk mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dapat segera ditentukan.

"Kita sudah siap banget. Sekarang kata kuncinya di Gerindra dalam konteks memberi hasil dari komunikasi politik, nah tapi kemudian persyaratan pemberiannya nggak diberi," ungkap Suhaimi.

Sementara itu, Ketua DPW PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo mengklaim masih terus berusaha menjalin komunikasi dengan Gerindra. Ia berharap agar proses pemilihan dapat selesai sehingga dua nama kandidat dari PKS bisa segera dikirimkan ke Anies.

"Swmoga bisa segera tuntas dalam waktu segera (mengenai) surat ajuan 2 nama cawagub dari PKS yang diajukan oleh partai pengusung dan proses selanjutnya di DPRD DKI Jakarta," ujar Syakir melalui pesan singkat.

Sebelumnya, PKS telah mengirimkan surat undangan pertemuan untuk Gerindra pada Selasa (27/11/2018) malam. Dalam surat itu, PKS mengundang Gerindra untuk melakukan pertemuan membahas proses penggantian wagub.

Dalam surat itu, PKS juga telah melaporkan secara resmi dua nama kandidat wagub DKI Jakarta. Nama yang diusulkan adalah mantan Wakil Wali kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertemuan Bahas Wagub DKI Batal, PKS: Langkah Pertama 'Diserimpet' Gerindra

Pertemuan Bahas Wagub DKI Batal, PKS: Langkah Pertama 'Diserimpet' Gerindra

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 14:49 WIB

Akui Elektabilitas Rendah, Kubu Prabowo Optimis Hancurkan Kandang Banteng

Akui Elektabilitas Rendah, Kubu Prabowo Optimis Hancurkan Kandang Banteng

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 10:46 WIB

DPT Akan Ditetapkan 15 Desember, Kubu Prabowo Pastikan Ini ke KPU

DPT Akan Ditetapkan 15 Desember, Kubu Prabowo Pastikan Ini ke KPU

News | Senin, 10 Desember 2018 | 18:24 WIB

DKI Masuk Kota Toleransi Terendah, PKS Pertanyakan Laporan SETARA Institut

DKI Masuk Kota Toleransi Terendah, PKS Pertanyakan Laporan SETARA Institut

News | Senin, 10 Desember 2018 | 13:02 WIB

Hadiri Acara Gala Dinner, Prabowo Pakai Setelan Jas dan Dikalungi Bunga

Hadiri Acara Gala Dinner, Prabowo Pakai Setelan Jas dan Dikalungi Bunga

News | Jum'at, 07 Desember 2018 | 20:49 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB