Depok Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Pebriansyah Ariefana
Depok Hujan Es, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG
Ilustrasi hujan es. [Twitter]

Depok hujan es, Rabu sore.

Suara.com - Fenomena hujan es kembali terjadi di Kota Depok, Jawa Barat ketika hujan pada Rabu (12/11/2018) sore. Hujan es ini terjadi di di Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari.

Hujan es seperti ini kerap terjadi di Depok. Berdasarkan keterangan BMKG bahwa hujan es yang terjadi di Depok merupakan fenomena cuaca yang biasa terjadi di berbagai ketika masa pancaroba.

Kepala Sub-Bidang Informasi Meteorologi BMKG Hary Tirto Djatmiko menjelaskan, hujan es ini biasanya berlangsung selama 10 menit disertai hujan biasa.

Ia menyebutkan, indikasi rerjadi hujan es pertama, sehari sebelumnya udara pada malam hingga esok paginya terasa panas.

"Udara yang terasa panas dan gerah ini diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat," kata Tirto yang diterima Suara.com, Rabu (12/12/2018).

Lanjut dia, juga ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5°C) disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60%).

Kemudian, sekitar pukul 10.00 WIB akan tampak tumpukkan awan putih. Awan putih tersebut akan berubah secara cepat menjadi awan abu-abu atau hitam yang dikenal sebagai awan Cb atau cumulonimbus.

"Pepohonan di sekitar tempat terjadinya hujan es diperkirakan akan ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat. Juga akan terasa sentuhan udara dingin di sekitar tempat kita berdiri," tutur Hary.

Untuk karakter hujan ini menurut Hary, yang pertama kali turun adalah hujan deras yang berlangsung secara tiba-tiba.

"Kalau hujan yang turun hanya gerimis, maka peristiwa hujan es bersama angin kencang diperkirakan tidak terjadi di tempat tersebut," bebernya.

Kontributor : Supriyadi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS