Sarijan Dibunuh Usai Tahlilan karena Diduga Habis Santet Guru Hori

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 13 Desember 2018 | 06:05 WIB
Sarijan Dibunuh Usai Tahlilan karena Diduga Habis Santet Guru Hori
Sesosok mayat lelaki misterius ditemukan tanpa kepala di semak-semak kawasan Lokbaintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. [dok.polisi]

Suara.com - Kematian tragis Sarijan, lekaki berusia 60 tahun, akhirnya terungkap. Sarijan dibunuh usai tahlilan karena dia diduga menyantet atau santet seorang guru.

Pembunuh Sarijan adalah Hori (28). Hori warga Desa Morbatoh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura sudah ditangkap polisi.

Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto menjelaskan satu dari dua pelaku pembunuhan bermotif santet telah ditangkap. Sementara pelaku inisial S masih diburu.

Hasil pemeriksaan sementara pembunuhan dengan motif isu santet. Dua pelaku punnekat menganiaya korban hingga meninggal. Guru Hori dan S meninggal gurunya yang tak wajar.

"Jadi pelaku menganiaya korban karena diduga menyantet gurunya," terangnya, Rabu (12/12/2018).

Polisi terus memintai keterangan pelaku untuk mengembangkan kasus pembunuhan yang menewaskan pensiunan pesuruh Sekolah Dasar (SD) tersebut. Pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (8/12/2018) malam. Korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di sebuah jalan Dusun Tejateh, Desa Morbatoh.

Muhlis (37) anak korban, menemukan ayahnya sudah tak bernyawa. Ia mendapat informasi setelah di telepon oleh tetangganya. Korban mengalami luka lebam akibat benda tumpul atau benda tajam pada muka, luka robek pada dahi, robek pada pelipis kanan dan kiri, robek pada bawah dagu, serta robek pada leher kanan dan kiri. (BeritaJatim.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tewas Bersimbah Darah, Sarijan Diduga Dibunuh Usai Tahlilan

Tewas Bersimbah Darah, Sarijan Diduga Dibunuh Usai Tahlilan

News | Senin, 10 Desember 2018 | 17:32 WIB

Pergi Tahlilan, Sarijan Tewas Terkapar di Jalan dengan Darah Berceceran

Pergi Tahlilan, Sarijan Tewas Terkapar di Jalan dengan Darah Berceceran

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 14:22 WIB

Alamak! Topi Ini Diklaim Anti Santet, Kamu Tertarik Membeli?

Alamak! Topi Ini Diklaim Anti Santet, Kamu Tertarik Membeli?

Lifestyle | Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:31 WIB

Kasus Santet, 2 WNI Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi

Kasus Santet, 2 WNI Bebas dari Hukuman Mati di Arab Saudi

News | Selasa, 05 Juni 2018 | 18:17 WIB

Ditembak saat Tidur, Sujiati Awalnya Ingin Disantet Suruhan Suami

Ditembak saat Tidur, Sujiati Awalnya Ingin Disantet Suruhan Suami

News | Kamis, 19 April 2018 | 07:45 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB