Alamak! Topi Ini Diklaim Anti Santet, Kamu Tertarik Membeli?

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 01 Agustus 2018 | 13:31 WIB
Alamak! Topi Ini Diklaim Anti Santet, Kamu Tertarik Membeli?
Inilah SiHulk, topi yang diklaim anti santet. (SiHulk/Facebook)

Suara.com - Sebuah perusahaan Malaysia menuai kecaman lantaran mengklaim telah menciptakan sebuah topi yang dapat menyembuhkan seribu satu macam jenis penyakit, termasuk bisa mengusir santet.

Dijual dengan harga 1.200 ringgit per buah atau setara Rp 4.2 juta lebih, topi tersebut diberi nama Brain Synchronization Caps atau topi sinkronisasi otak.

Katanya, aksesoris kontroversial tersebut dapat menyembuhkan berbagai kondisi kesehatan seperti insomnia, migrain, sirosis, hingga mengobati kondisi mistis seperti guna-guna dan santet.

Mengingat bahwa topi pada dasarnya hanya terbuat dari kapas sederhana, perusahaan pembuat topi, Sihulk, dituduh hanya ingin mengambil keuntungan dari orang-orang yang mudah tertipu.

Pendiri Sihulk, Suhaini Mohammad yang baru berusia 46 tahun mengatakan kepada mStar bahwa kritik yang ditujukan kepada perusahaannya sama sekali tidak berdasar dan membuktikan bahwa orang-orang tidak mengerti bagaimana topi sinkronisasi otak bekerja.

Inilah SiHulk, topi yang diklaim anti santet. (SiHulk/Facebook)
Inilah SiHulk, topi yang diklaim anti santet. (SiHulk/Facebook)

Kata Suhaini, topi memang tidak dibuat dengan teknologi atau prinsip ilmiah khusus, tapi topi dibuat menggunakan teknik menjahit yang dikenal sebagai 'Falaq', sebuah rahasia perusahaan yang dijaga ketat dan diklaim bertanggung jawab atas sifat ajaib topi-topi tersebut.

"Sampingkan kritikan, banyak orang yang berpikiran terbuka dan telah menghubungi saya tentang produk ini. Saya menjelaskan kepada mereka kekuatan falaq sehingga mereka memahami cara kerjanya," kata Suhaini kepada mStar Online yang dilansir odditycentral.com.

Menurut halaman Facebook perusahaan, topi sinkronisasi otak akan bekerja menangkal ilmu hitam setelah dikenakan terus menerus selama setidaknya 5 jam dan 56 menit.

Perusahaan juga mengatakan bahwa durasi perawatan tergantung pada tingkat keparahan kondisi penggunanya.

baca juga

Beberapa penyakit mungkin memerlukan waktu seminggu atau bahkan setahun untuk disembuhkan.

Suhaini Mohammad kini telah memiliki lebih dari 200 agen penjualan yang menjual topi sinkronisasi otak di seluruh Malaysia dan mengklaim telah menjual lebih dari 100 buah.

Suhaini bahkan memberikan jaminan uang kembali jika topi sinkronisasi otak terbukti tidak efektif. Tetapi sejauh ini, kata dia, belum ada yang meminta uang kembali dan itu bukti bahwa topi berfungsi dengan baik.

Dan kalau Anda tidak suka memakai topi, Sihulk juga menjual blus yang dibuat dengan kekuatan falaq seharga 313 ringgit atau setara Rp 1 juta lebih.

Namun blus tersebut hanya dapat melindungi pemakainya dari mantra dan kutukan jahat, bagaimana, Anda tertarik membeli aksesoris pagar ghaib dari Malaysia tersebut, termasuk topi anti santetnya?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

10 Topi Berdesain Spektakuler di Royal Ascot 2018

10 Topi Berdesain Spektakuler di Royal Ascot 2018

Lifestyle | Selasa, 26 Juni 2018 | 16:49 WIB

Hore,  Merek Topi Ikonik Kini Hadir di Jakarta

Hore, Merek Topi Ikonik Kini Hadir di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 05 November 2017 | 13:39 WIB

Syahrini Bertopi Sport, Berapa Sih Harga Termurahnya?

Syahrini Bertopi Sport, Berapa Sih Harga Termurahnya?

Your Say | Senin, 31 Juli 2017 | 11:02 WIB

Terkini

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 06:00 WIB

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

×