Fitnah La Nyalla ke Jokowi, Erick Thohir Contohkan Ratna Sarumpaet

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 13 Desember 2018 | 20:51 WIB
Fitnah La Nyalla ke Jokowi, Erick Thohir Contohkan Ratna Sarumpaet
Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir menganggap banyak berita bohong alias hoaks yang disebarkan untuk menjatuhkan elektabilitas Jokowi. Hal itu disampaikan Erick Thohir menanggapi permintaan maaf La Nyalla Mattaliti karena sudah terlibat menyebarkan fitnah kepada capres nomor urut 01 tersebut.

"Saya rasa bang La Nyalla figur luar biasa di mana beliau bisa bicara dengan hati nurani mengatakan itu semua hoaks. Berarti apa artinya? yang dilakukan hari ini banyak yang hoaks," ujar Erick di sela-sela acara Rakernas Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin di Hotel Acacia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018).

Menurutnya, TKN Jokowi tidak akan menempuh jalur hukum kepada La Nyalla meski telah menyebarkan hoaks kepada masyarakat. Sebab, kata Erick La Nyalla sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf dengan ikhlas kepada Jokowi dan Ma'ruf.

"Minta maafnya ikhlas dan langsung pada yang disakiti. Kondisinya antara yang disakiti dan yang bersalah dan meminta maaf, artinya kan selesai. Misalnya saya dituduh, ternyata yang menuduh saya datang ke saya dan minta maaf, saya maafin ya selesai," ucap Erick.

Dia mengganggap butuh keberanian yang besar untuk mengakui kesalahan seperti yang telah disampaikan La Nyalla.

"Saya menghormati bang Nyalla, beliau itu teman saya juga, dan alhamdulillah dia menyuarakan hati nuraninya kebenarannya. Ini penting sekali bahwa kita bersama memberikan fakta yang benar pada masyarakat. Kasihan, rakyat jangan terus dibohongin," ucap Erick.

Menurutnya, penyebaran hoaks bisa memberikan dampak yang buruk kepada masyarakat. Terkait hal ini, Erick pun memberikan contoh kasus hoaks yang kini menjerat aktivis sosial Ratna Sarumpaet. Dalam kasus penyebaran hoaks melalui media sosial itu, Ratna kini harus mendekam di penjara.

"Yang paling penting bukan hanya di dunia, di atas (akhirat). Selesai enggak, dan saya rasa buat La Nyalla bisa tadi menyatakan hal yang sangat sensitif dan sangat terbuka ini luar biasa dan isu yang terjadi Ratna Sarumpaet itu benar kan (hoaks)," tandasnya

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Hamzah Minta La Nyallah Bisa Senasib dengan Ratna Sarumpaet

Fahri Hamzah Minta La Nyallah Bisa Senasib dengan Ratna Sarumpaet

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 20:35 WIB

Fahri Hamzah Sindir La Nyalla Berakhir di Pangku Kekuasaan

Fahri Hamzah Sindir La Nyalla Berakhir di Pangku Kekuasaan

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 20:20 WIB

Sebar Isu di Obor Rakyat, TKN Jokowi: La Nyalla Kepanjangan Tangan Prabowo

Sebar Isu di Obor Rakyat, TKN Jokowi: La Nyalla Kepanjangan Tangan Prabowo

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 18:46 WIB

Serangan Isu ke Jokowi, PDIP: La Nyalla Mudah-mudahan yang Terakhir

Serangan Isu ke Jokowi, PDIP: La Nyalla Mudah-mudahan yang Terakhir

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 17:16 WIB

Dapat Dukungan DPW PAN Sumsel, Begini Reaksi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin

Dapat Dukungan DPW PAN Sumsel, Begini Reaksi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 12:56 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB