AHY: Jangan Rusak Demokrasi dengan Perilaku Anarkis

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 15 Desember 2018 | 23:02 WIB
AHY: Jangan Rusak Demokrasi dengan Perilaku Anarkis
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY). (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengimbau kepada semua partai politik untuk bersaing dengan cara yang sehat di Pemilihan Presiden 2019.

Hal ini katakan Agus melalui akun twitternya @AgusYudhoyono pada Sabtu (15/12/2018), menyusul aksi perusakan atribut Partai Demokrat di Pekan Baru, Riau.

"Saya juga menyerukan kepada seluruh partai politik agar bersaing dengan sehat," tulis Agus dalam akun twitternya.

Putra sulung dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono itu juga meminta kepada seluruh partai politik untuk tidak mencorengkan proses demokrasi dengan tindakan tak terpuji. Dia juga berharap semua partai politik menunjukkan kedewasan baik dalam berpikir maupun dalam tindakan.

"Jangan rusak demokrasi kita dengan perilaku anarkis. Mari tunjukkan kedewasaan politik kita dalam berpikir dan bertindak," tulis dia.

Terkait hal tersebut, suami dari artis Annisa Pohan itu mengaku akan melakukan investigasi terkait adanya perusakan atribut partai berlambang merci itu. Sebab, dari informasi yang diperolehnya, aksi perusakan juga terjadi di beberapa daerah lain.

"Saya akan berangkat ke Riau besok pagi untuk melakukan investigasi karena insiden ini bukan sekali terjadi. Sebelumnya ada juga perusakan bendera PD (Partai Demokrat) di Kebumen dan Medan," ucap Agus.

Selain itu, rencana Agus datang ke Pekanbaru juga akan memberikan semangat dan dukungan moril kepada kader Partai Demokrat.

"Saya meminta kader PD (Partai Demokrat) di Riau dan seluruh Indonesia untuk tetap semangat dan berjuang membela rakyat. Kita harus menegakkan kebenaran dan keadilan," tandasnya.

baca juga

Diketahui, aksi perusakan atribut Partai Demokrat terjadi bersamaan dengan kunjungan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Pekanbaru, Riau, hari ini.

Terkait aksi perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, polisi sudah menangkap terduga pelaku berinisial Heryd Swanto (22).

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, kini polisi masih memeriksa HS untuk menggali motif dari aksi perusakan atribut partai berlambang merci tersebut.

"Laporan diterima Polresta Pekanbaru. Sementara satu orang diduga pelaku masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," kata Sunarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

AHY Curiga Perusakan Atribut Demokrat Terkait Kunjungan Jokowi

AHY Curiga Perusakan Atribut Demokrat Terkait Kunjungan Jokowi

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 19:13 WIB

Baliho Demokrat dan Gambar SBY Dirusak, AHY Marah

Baliho Demokrat dan Gambar SBY Dirusak, AHY Marah

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 18:56 WIB

Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

Polisi Tangkap Perusak Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

News | Sabtu, 15 Desember 2018 | 15:09 WIB

Panas! Demokrat ke Gerindra: Tanpa Kami Prabowo - Sandi Stagnan

Panas! Demokrat ke Gerindra: Tanpa Kami Prabowo - Sandi Stagnan

News | Rabu, 14 November 2018 | 21:17 WIB

Ditagih Gerindra, Demokrat Malah Pertanyakan Janji Sandiaga Uno

Ditagih Gerindra, Demokrat Malah Pertanyakan Janji Sandiaga Uno

News | Rabu, 14 November 2018 | 20:18 WIB

Terkini

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB