Tersinggung Ucapan Wiranto, Demokrat Gelar Rapat Darurat

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 18 Desember 2018 | 06:31 WIB
Tersinggung Ucapan Wiranto, Demokrat Gelar Rapat Darurat
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto. (Suara.com/Walda Marison)

Suara.com - Partai Demokrat akan menggelar rapat darurat terkait dengan ucapan Menko Polhukam Wiranto yang menyebut oknum kader Partai Demokrat dan PDIP sebagai pelaku pengrusakan atribut kampanye kedua partai itu di daerah Pekanbaru, Riau.

Ucapan Wiranto itu dinilai telah merugikan nama Demokrat dan PDIP dalam masa kampanye Pemilu 2019.

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersinggung dengan perkataan Wiranto tersebut. Menurut SBY, ucapan Wiranto secara tidak langsung menuduh Demokrat serta PDIP sebagai pihak pembuat keonaran.

“Justru dengan kesimpulan Menko Polhukam yang seolah memvonis PDIP dan PD bersalah kami akan gelar rapat Selasa, 18 Desember 2018,” kata SBY dalam akun Twitter pribadinya @SBYudhoyono pada Senin (17/12/2018).

SBY menegaskan bahwa dirinya maupun Partai Demokrat tidak pernah memiliki niat untuk mengotori masa kampanye menjelang Pemilu 2019 dengan mengandalkan tangan-tangan oknum kadernya untuk sengaja merusak atribut kampanye partainya sendiri.

“Saya dan Partai Demokrat cinta damai. Tak berniat buat polarisasi. Kami juga paham demokrasi. Kami hanya ingin dapatkan keadilan,” ujarnya.

Menyoroti ucapan Wiranto. SBY menilai kalau hal tersebut justru malah akan merugikan nama baik PDIP dan Demokrat di masa kampanye menuju hari pemilihan yang jatuh pada April mendatang.

Oleh sebab itu, usai melangsungkan rapat darurat yang akan diselenggarakan di kediamannya, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Partai Demokrat akan menggelar konferensi pers untuk merespon ucapan Wiranto tersebut.

“Kami akan sampaikan pernyataan pers (seperti yang disampaikan Menko Polhukam hari ini) agar diketahui rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyebut perusak atribut Partai Demokrat di Pekanbaru dilakukan oleh kader PDI Perjuangan. Begitu pun sebaliknya, perusak atribut PDI Perjuangan dilakukan kader Demokat.

Wiranto menyatakan informasi itu dia dapat dari Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Tito Karnavian. Wiranto menuturkan pelaku perusakan baliho di Pekanbaru telah ditangkap oleh pihak kepolisian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Perusak Atribut Demokrat dan PDIP di Riau Bisa Selamatkan Jokowi

Ungkap Perusak Atribut Demokrat dan PDIP di Riau Bisa Selamatkan Jokowi

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 06:10 WIB

SBY: Maaf, Saya Punya Pendapat Beda dengan Wiranto

SBY: Maaf, Saya Punya Pendapat Beda dengan Wiranto

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 00:07 WIB

Prabowo: Kalau Demokrat Disakiti, Kita Merasa Disakiti Juga

Prabowo: Kalau Demokrat Disakiti, Kita Merasa Disakiti Juga

News | Senin, 17 Desember 2018 | 14:57 WIB

Terkini

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB