DPRD DKI Salahkan Pemerintah Pusat soal e-KTP Tercecer di Duren Sawit

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Selasa, 18 Desember 2018 | 17:27 WIB
DPRD DKI Salahkan Pemerintah Pusat soal e-KTP Tercecer di Duren Sawit
Penemuan e-KTP di Pondok Kopi. (Dok Polisi)

Suara.com - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Matnoor Tindoan menyalahkan pemerintah pusat di kasus e-KTP tercecer di Duren Sawit, Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Matnoor Tindoan beralasan e-KTP yang tercecer tersebut merupakan cetakan pertama yang diproduksi oleh pemerintah pusat.

Matnoor mengungkapkan 2.153 keping e-KTP yang tercecer di Duren Sawit merupakan produksi tahun 2011 hingga 2013. Ketika itu, proses pencetakan hingga pembagiannya ditangani langsung oleh pemerintah pusat.

"Ya pemerintah pusat (yang harus bertanggung jawab), itu barang mereka. Cuma saja bilangnya e-KTP DKI dan ada keping yang punya warga Sumatra Barat, nggak full punya DKI," kata Matnoor di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Sementara itu pencetakan e-KTP baru dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) di tahun 2015. Adapun, blanko e-KTP tersebut pun masih dari pemerintah pusat.

"Jadi nggak lewat Pemda. Yang lewat Pemda itu 2015 -2018 yang dicetak pemda, blangkonya tetap dari pusat," imbuhnya.

"Kalau soal (e-KTP) tercecer itu ya mereka yang punya, bukan kita. Karena blangkonya dari 2011 sampai 2013," tambahnya.

Komisi A DPRD DKI Jakarta menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), pada hari ini Selasa (18/12/2018). Dalam rapat itu, DPRD mempertanyakan 2.153 e-KTP yang tercecer di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (8/12) lalu.

Kadisdukcapil DKI Jakarta, Dhany Sukma mengungkapkan bahwa sejumlah e-KTP yang tercecer di Duren Sawit, Jakarta Timur merupakan cetakan pertama. Ketika itu e-KTP dicetak oleh vendor yang ditunjuk langsung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan didistribusikan lewat Pos ke kelurahan.

"Kita sudah jelaskan bahwa e-KTP yang tercecer merupakan cetakan pertama ketika perekaman massal di tahun 2011, 2012, dan 2013," kata Dhany.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ribuan e-KTP Tercecer, Komisi A DPRD DKI Jakarta Panggil Dukcapil

Ribuan e-KTP Tercecer, Komisi A DPRD DKI Jakarta Panggil Dukcapil

News | Senin, 17 Desember 2018 | 22:25 WIB

DPRD Jakarta Dikomplain Warga Soal Blangko e-KTP

DPRD Jakarta Dikomplain Warga Soal Blangko e-KTP

News | Senin, 17 Desember 2018 | 21:50 WIB

Instruksi Mendagri soal e-KTP : Bakar Semua, Musnahkan!

Instruksi Mendagri soal e-KTP : Bakar Semua, Musnahkan!

News | Senin, 17 Desember 2018 | 06:54 WIB

39 Ribu Warga Jakarta Belum Perekaman KTP Elektronik

39 Ribu Warga Jakarta Belum Perekaman KTP Elektronik

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 19:07 WIB

Kemendagri: Bakar e-KTP Rusak

Kemendagri: Bakar e-KTP Rusak

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 17:56 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×