PSI: Fadli Zon Sedang Mengkriminalisasi Akal Sehat Rakyat

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 21 Desember 2018 | 04:20 WIB
PSI: Fadli Zon Sedang Mengkriminalisasi Akal Sehat Rakyat
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni menanggapi pernyataan Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang menyebut penahanan tokoh FPI Habib Bahar bin Smith sebagai bentuk kriminalisasi ulama.

Terkait hal ini, Raja Juli Antoni menilai pernyataan Fadli tersebut merupakan bentuk fitnah yang keji kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, alasan polisi menahan Bahar bin Smith karena dianggap sudah mengantongi bukti kuat terkait aksi penganiayaan terhadap remaja.

"Ini adalah fitnah yang keji karena bukti-bukti yang awal yang beredar mengindikasikan Bahar bin Smith benar-benar malakukan tindak kekerasan," ujar Raja di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Dia menegaskan Jokowi tak pernah melakukan intervensi proses hukum siapapun termasuk kepada Habib Bahar yang berprofesi sebagai penceramah.

"Perlu ditegaskan Pak Jokowi selama ini tidak pernah mengintervensi proses hukum," kata dia.

Dia justru menganggap Fadli telah menyesatkan akal sehat rakyat dengan menuding penahanan Bahar sebagai korban kriminalisasi. Dia juga menuding Fadli kerap memberikan pernyataan kontroversial yang semata-mata untuk kepentingan syahwat politik Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto

"Fadli Zon sebenarnya justru sedang mengkriminalisasi akal sehat rakyat. Menjungkir balikan logika hanya karena ingin memenangkan Prabowo," tandasnya.

Sebelumnya, Fadli di akun twitter pribadinya menuding penahanan Habib Bahar merupakan bukti adanya kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum di Indonesia.

"Penahanan Habib Bahar bin Smith ini bukti kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum di Indonesia," kata Fadli dalam akun Twitter pribadinya, Rabu (19/12/2018).

baca juga

Untuk diketahui, Bahar bin Smith resmi menjadi tahanan Polda Jabar setelah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus penganiayaan anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada yang Mainkan Isu Kriminalisasi Ulama Pasca Habib Bahar Ditahan Polisi

Ada yang Mainkan Isu Kriminalisasi Ulama Pasca Habib Bahar Ditahan Polisi

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 18:32 WIB

Tahan Habib Bahar bin Smith, Ini yang Sudah Dilakukan Polisi Jabar

Tahan Habib Bahar bin Smith, Ini yang Sudah Dilakukan Polisi Jabar

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 18:08 WIB

Alasan Polisi Baru Tahan 3 dari 6 Tersangka Kasus Habib Bahar bin Smith

Alasan Polisi Baru Tahan 3 dari 6 Tersangka Kasus Habib Bahar bin Smith

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 14:05 WIB

Viral Petisi Dukung Habib Bahar Bin Smith Jadi Petarung UFC

Viral Petisi Dukung Habib Bahar Bin Smith Jadi Petarung UFC

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 12:40 WIB

Maruf Amin: Penahanan Habib Bahar Smith Bukan Kriminalisasi Ulama

Maruf Amin: Penahanan Habib Bahar Smith Bukan Kriminalisasi Ulama

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 21:48 WIB

Terkini

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Drama Kelangkaan BBM di Bali: Saat Pertalite Jadi 'Barang Mewah' di Tangan Calo Online

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

Manipulasi Kode Produk hingga Suap Pemeriksa Pajak, Direktur TPL Jadi Tersangka

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Apakah Mitos di Waduk Salmokji Seseram di Film Salmokji: Whispering Water?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

BRI Peduli Bangun Jembatan Gantung di Cianjur, Permudah Akses Sekolah dan Aktivitas Ekonomi Warga

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:49 WIB

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

PLTP Gunung Ungaran dan Wisata Bandungan Bisa Berdampingan, Ini Syaratnya

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Minibus Terguling di Jakabaring Palembang, Sopir Akui Mengantuk hingga Tabrak Halte

Minibus Terguling di Jakabaring Palembang, Sopir Akui Mengantuk hingga Tabrak Halte

Sumsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Piala Asia 2027 Dihantui Teror, Arab Saudi Buka Suara soal Nasib Turnamen

Bola | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Antusiasme Penggemar Apple Sambut iPhone 18 Pro Series

Antusiasme Penggemar Apple Sambut iPhone 18 Pro Series

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×