Minta Tarik Pasukan dari Nduga, Gubernur Papua akan Bertemu Jokowi

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 21 Desember 2018 | 06:10 WIB
Minta Tarik Pasukan dari Nduga, Gubernur Papua akan Bertemu Jokowi
Joko Widodo. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur Lukas Enembe berencana bertemu dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait kasus Nduga. Pertemjan itu juga akan dilakukan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua atau DPRP.

Lukas juga akan bertemu Panglima TNI dan Kapolri. Dalam pertemuan itu Lukas ingin pemerintah pusat menarik pasukan dari Nduga yang sebelumnya ada penembakan yang dilakukan OPM di proyek Trans Papua.

"Kami ada rencana bertemu dengan Pak Presiden Jokowi dan Panglima TNI, termasuk Kapolri," katanya usai Rapat Paripurna V di Gedung DPRP, Kota Jayapura, Kamis (20/12/2018) malam.

Menurut dia, itu merupakan langkah selanjutnya setelah menyampaikan pernyataan di media cetak dan elektronik terkait permintaan penarikan pasukan TNI dan Polri di Nduga, mengingat perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 tinggal menghitung hari.

"Ya langkah selanjutnya kita ketemu Presiden Jokowi, dengan lembaga terkait disini seperti DPRP dan MRP, bertemu juga dengan Komnas HAM dan lembaga terkait lainnya di Jakarta," ujarnya.

Mengenai tim independen yang akan segera dibuat dan dikoordinir olehnya, Lukas menyampaikan pihaknya akan membawa bahan makanan dan obat-obatan ke Nduga.

"Termasuk hasil kunjungan tim independen ini, akan kita pantau dan ungkap ke media, kami buat laporannya dan sampaikan ke pemerintah pusat. Ini juga bukan masalah Nduga, tetapi persoalan di Papua akan kami laporkan," tuturnya.

Terkait wacana bom yang diduga digunakan oleh TNI dan Polri yang belakangan marak diberitakan dan dikomplain sejumlah pihak, Lukas yang juga Ketua Partai Demokrat Papua mengatakan bahwa hal itu bukan seperti yang diduga oleh orang awam.

"Itu bukan bom yang mungkin dimaksud, tetapi bom lainnya. Tetapi yang utama adalah melihat peristiwa yang ada di Nduga, saya 10 tahun menangani ini," kata Lukas.

baca juga

Sementara itu, Ketua DPRP Yunus Wonda menyampaikan hal yang sama, bahwa pihaknya bersama Gubernur Lukas Enembe dan pemangku kepentingan lainnya akan ke Jakarta terkait masalah Nduga.

"Kami akan ke Jakarta, sampaikan permintaan kami terkait penarikan pasukan TNI dan Polri, karena perayaan Natal sudah dekat. Kami inginkan adanya kedamaian dalam suasana suka cita, tentram dan aman, serta damai bagi warga di Nduga dan Papua pada umumnya," tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gara-gara Mainan Kembang Api, Balita Tewas Terbakar

Gara-gara Mainan Kembang Api, Balita Tewas Terbakar

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 23:50 WIB

Gubernur Papua Minta Jokowi Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Nduga

Gubernur Papua Minta Jokowi Tarik Pasukan TNI dan Polri dari Nduga

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 22:29 WIB

Jokowi Ingin Tol Trans Jawa Terintegrasi dengan Kawasan Industri dan Wisata

Jokowi Ingin Tol Trans Jawa Terintegrasi dengan Kawasan Industri dan Wisata

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 14:12 WIB

Cerita Usamah Hisyam Lobi Jokowi untuk Rizieq sampai Prabowo Tinju Meja

Cerita Usamah Hisyam Lobi Jokowi untuk Rizieq sampai Prabowo Tinju Meja

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 13:53 WIB

Makan di Rest Area Tol Trans Jawa, Jokowi Makan Pecel Lele dan Kerupuk

Makan di Rest Area Tol Trans Jawa, Jokowi Makan Pecel Lele dan Kerupuk

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 12:34 WIB

Terkini

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 21:00 WIB

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

Baru Ditetapkan Tersangka, Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Langsung Ditahan

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:59 WIB

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

Eks Kepala BNN Sebut Dugaan Makar Listyo Sigit Prabowo Cs: Prestasi Terburuk Sejarah Polri!

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:54 WIB

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Kasus Sadap Presiden Prabowo: Eks Kapolri Listyo Sigit Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:53 WIB

×